Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

BRI Bagikan Dividen Rp 51,73 Triliun dan Buyback Saham Rp 3 Triliun dalam RUPST 2025

Syahaamah Fikria • Selasa, 25 Maret 2025 | 06:33 WIB
BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (24/3/2025).
BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (24/3/2025).

RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (24/3/2025).

Dalam RUPST tahun ini, pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai hingga sebesar Rp 51,73 triliun. Lebih tinggi dibandingkan dividen tahun sebelumnya sebesar Rp 48,10 triliun.

Selain itu, BRI juga mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp 3 triliun.

RUPST BRI 2025 membahas dan menyetujui 10 mata acara.

Di antaranya tiga poin utama yang dijelaskan lebih lanjut oleh Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi.

Ketiganya adalah penetapan penggunaan laba bersih (dividen tunai), rencana buyback saham, dan perubahan susunan pengurus perseroan.

Pembagian Dividen Tunai

Untuk tahun buku 2024, BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 60,15 triliun.

Dari jumlah tersebut, dividen tunai yang dibagikan kepada pemegang saham ditetapkan sebesar maksimal Rp 51,73 triliun.

Sebelumnya, pada 15 Januari 2025, BRI telah membayarkan dividen interim sebesar Rp 20,33 triliun atau setara Rp 135 per lembar saham.

Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan mencapai sekitar Rp 31,40 triliun.

Dari total dividen tersebut, pemerintah sebagai pemegang saham mayoritas akan menerima Rp 27,68 triliun.

Termasuk dividen interim yang telah dibayarkan sebesar Rp 10,88 triliun.

Sisa dividen lainnya akan dibagikan secara proporsional kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (recording date).

“Dalam menentukan kebijakan dividen, BRI mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk struktur permodalan yang solid dan likuiditas yang mencukupi untuk mendukung ekspansi bisnis serta mitigasi risiko. Rasio kecukupan modal (CAR) Perseroan juga diproyeksikan tetap terjaga di atas 19% dalam jangka panjang,” ujar Hendy.

Rencana Buyback Saham

Selain membagikan dividen, BRI juga berencana melakukan pembelian kembali saham (buyback) dengan nilai maksimal Rp 3 triliun.

Buyback ini dapat dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan harus diselesaikan paling lambat dalam 12 bulan sejak tanggal RUPST.

Langkah buyback ini merupakan bagian dari strategi BRI untuk meningkatkan nilai pemegang saham dan mendukung pelaksanaan program kepemilikan saham bagi karyawan.

Perubahan Pengurus Perseroan

Pada RUPST BRI 2025 ini juga menetapkan perubahan pengurus perseroan, diantaranya memberhentikan dengan hormat nama-nama sebagai berikut:

1. Sunarso sebagai Direktur Utama
2. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
3. Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumer
4. Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro
5. Amam Sukriyanto sebagai Direktur Commercial, Small and Medium Business
6. Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Digital dan Teknologi Informasi
7. Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital
8. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko
9. Andrijanto sebagai Direktur Retail Funding and Distribution
10. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Keuangan
11. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
12. Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
13. Paripurna Poerwoko Sugarda sebagai Komisaris Independen
14. Nurmaria Sarosa sebagai Komisaris Independen
15. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
16. Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen
17. Agus Riswanto sebagai Komisaris
18. Rabin Indrajad Hattari sebagai Komisaris
19. Heri Sunaryadi sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST tersebut juga mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:

Photo
Photo

 

Kemudian, RPUST BRI 2025 mengangkat nama-nama sebagai berikut:

1. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
2. Hakim Putratama sebagai Direktur Operations
3. Riko Tasmaya sebagai Direktur Corporate Banking
4. Aquarius Rudianto sebagai Direktur Network dan Retail Funding
5. Farida Thamrin sebagai Direktur Treasury dan International Banking
6. Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro
7. Alexander Dippo Paris Y. S. Sebagai Direktur Commercial Banking
8. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking
9. Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari sebagai Direktur Finance & Strategy
10. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
11. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur Information Technology
12. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
13. Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
14. Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris
15. Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
16. Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen

Dalam RUPST juga mengalihkan penugasan nama nama berikut sebagai anggota Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:

Photo
Photo

Sehingga Susunan Dewan Komisaris dan Direksi BRI menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Photo
Photo

Anggota Direksi

Photo
Photo

Mata Acara RUPST BRI 2025

Secara keseluruhan RUPST BRI 2025 kali ini membahas dan memutuskan 10 mata acara yang diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan, Persetujuan Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris serta Pengesahan Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil Tahun Buku 2024, sekaligus Pemberian Pelunasan dan Pembebasan Tanggung Jawab Sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada Direksi atas Tindakan Pengurusan Perseroan dan Dewan Komisaris atas Tindakan Pengawasan Perseroan yang Telah Dijalankan Selama Tahun Buku 2024.
2. Penetapan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2024.
3. Penetapan gaji/Honorarium berikut Fasilitas dan Tunjangan Tahun Buku 2025, serta Tantiem/Insentif Kinerja/Insentif Khusus atas Kinerja Tahun Buku 2024 dan/atau Insentif Jangka Panjang Periode Tahun 2025-2027, untuk Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan.
4. Penunjukan Akuntan Publik dan/atau Kantor Akuntan Publik untuk Mengaudit Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan Tahun Buku 2025 serta Laporan Keuangan dan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil untuk Tahun 2025.
5. Persetujuan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Tahap III Bank BRI Tahun 2024
6. Persetujuan Pengkinian Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) BRI.
7. Penetapan Plafon (Limit) Hapus Tagih atas Piutang Pokok Macet yang Telah Dihapusbuku
8. Persetujuan atas Rencana Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Perseroan (Buyback) dan Pengalihan Saham Hasil Buyback yang Disimpan Sebagai Saham Treasuri (Treasury Stock) Perseroan.
9. Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan.
10. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan.

Hasil lengkap putusan dari RUPST BRI Tahun 2025 dapat diakses pada website BRI melalui situs www.bri.co.id

“Keputusan-keputusan yang diambil dalam RUPST ini mencerminkan komitmen BRI untuk terus meningkatkan kinerja dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham serta pemangku kepentingan lainnya”, pungkas Hendy. (ria)

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#BRI #buyback #laba #pengurus #rupst #dividen