Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bersama BRI, Marlinda Yanti Panggabean Berdayakan Perempuan dan Tingkatkan Kesejahteraan Lewat Usaha Rumah Ulos

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 16 April 2025 | 22:24 WIB
Penenun ulos di Desa Lumban, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang sukses diberdayakan Marlinda.
Penenun ulos di Desa Lumban, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara yang sukses diberdayakan Marlinda.

RADARSOLO.COM-Perempuan kini memegang peran penting dalam pembangunan perekonomian dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia.

Seiring kemajuan zaman, mereka memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi.

Baik untuk diri sendiri maupun keluarga dan masyarakat di sekitar mereka.

Kesadaran tersebut yang mendorong Marlinda Yanti Panggabean, Ketua Klaster Usaha Rumah Ulos mengambil langkah besar.

Dia tidak hanya ingin mengubah nasibnya sendiri, tetapi juga memberdayakan perempuan lain agar lebih mandiri dan sejahtera.

Tinggal di Desa Lumban, Kecamatan Siatas Barita, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Marlinda menghadapi keterbatasan hidup dengan penghasilan yang minim.

Bersama ibunya, dia menggantungkan hidup dari menenun kain ulos.

Namun, penjualan kain ulos yang memakan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu, ternyata tak cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Namun, Marlinda tidak tinggal diam. Dia mulai mencari cara agar bisa mendapatkan penghasilan lebih layak dan menemukan peluang baru melalui dunia digital.

“Saya mulai berpikir bagaimana cara meningkatkan pemasukan, hingga akhirnya saya mencoba menjelajahi platform penjualan online," jelasnya.

"Dari situ, saya menyadari bahwa kain tenun yang biasa kami buat memiliki potensi dan nilai jual yang lebih tinggi,” cerita Marlinda.

Pada 2008, Marlinda mendirikan usaha dengan nama Linda Gabe Ulos.

Baca Juga: Waspadai Modus Penipuan Selama Lebaran, Ini Tips dari BRI agar Terhindar dari Kejahatan Siber

Meskipun saat itu skala usahanya masih kecil, keterbatasan modal bukan halangan baginya.

Seiring waktu, dan dengan perjuangan yang gigih, usaha ini berkembang pesat.

Dari yang awalnya hanya beranggotakan 2-3 orang, kini telah berkembang menjadi klaster usaha dengan lebih dari 100 anggota. Mayoritas di antaranya adalah perempuan dari berbagai usia.

“Sebagian besar dari mereka memang sudah memiliki keterampilan menenun ulos, tetapi kondisi kehidupan mereka masih jauh dari sejahtera," terang Marlinda.

"Karena itulah, saya mengajak mereka untuk bergabung dan diberdayakan kembali, agar bisa meningkatkan taraf hidup dan mendapatkan kesejahteraan lebih layak,” imbuhnya.

Kini, Rumah Ulos dapat meraup pendapatan ratusan juta rupiah per bulan.

Tidak hanya dari penjualan kain ulos, tetapi juga dari produk turunannya yang semakin diminati pasar.

Seperti kain songket, serta produk ready-to-wear yang lebih modern. Seperti pakaian, tas, sepatu, hingga home decor.

Pemasaran produk ini sudah merambah dari Sabang hingga Merauke, dengan mayoritas konsumen berasal dari Pulau Jawa.

Bahkan, Rumah Ulos sudah berhasil menembus pasar internasional dengan mengirimkan produk ke California.

Di awal merintis usaha, Marlinda mendapat dukungan besar dari BRI.

Berawal dari pendanaan KUR sebesar Rp5 juta, usahanya berkembang pesat.

Dukungan dari BRI semakin bertambah, hingga Rumah Ulos diikutsertakan dalam program Klasterkuhidupku.

Baca Juga: BRI Raih Best SME Bank Indonesia 2025, Bukti Komitmen Dukung UMKM

“Sebagian besar dana bantuan dimanfaatkan untuk pengembangan usaha, mulai dari pemberdayaan tenaga kerja, pembelian peralatan, hingga pemasaran digital,” terangnya.

Selain itu, Marlinda juga menerima pelatihan dari BRI mengenai budaya tenun dan strategi untuk meningkatkan nilai jual produk. Ini menjadi wujud nyata dampak positif yang diberikan oleh BRI dalam mengembangkan usahanya.

“Keberadaan bantuan BRI ini memberikan dampak positif bagi usaha saya,” ujar Marlinda.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi menegaskan, BRI memiliki komitmen untuk terus mendampingi dan memberdayakan pelaku UMKM melalui program Klasterkuhidupku.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya,” katanya. (*)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #KUR BRI #BBRI #Klasterku Hidupku #Pemberdayaan UMKM