RADARSOLO.COM-Solo Raya Trade Tourism & Investment Expo (STTIE) 2025 resmi dibuka, Rabu (3O/7/2025) malam di De Tjolomadoe, Karanganyar.
Event tersebut akan berlangsung hingga 3 Agustus 2025.
Kegiatan puncak rangkaian dari Solo Raya Great Sale 2025 ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno yang hadir dan membuka acara menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dibangun oleh seluruh pemerintah daerah di wilayah Solo Raya.
Menurutnya, gelaran STTIE dan Solo Raya Great Sale sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rangka pengembangan kawasan melalui pendekatan aglomerasi.
“Pendekatan aglomerasi menjadi kunci penting dalam memajukan sektor investasi. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tentu saja mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh teman-teman Solo Raya,” jelas Sumarno.
Pihaknya melihat selama ini promosi aset pemerintah dan peluang investasi di Jawa Tengah masih ditawarkan secara terpisah oleh masing-masing pemerintah daerah, sehingga belum optimal dalam menarik investor.
Sebab itu, event ini menjadi penting karena keunggulan setiap wilayah ditampilkan dalam satu kegiatan, saling menguatkan, dan menopang antara satu kawasan dengan kawasan lainnya.
Selain itu, pemerintah daerah wajib mendampingi dan memfasilitasi agar para investor benar-benar menanamkan modalnya di Solo Raya.
“Karena setiap wilayah punya kekuatan masing-masing, konsep aglomerasi penawaran investasi di Solo Raya menjadi lebih menarik bagi investor. Ini konsep baru untuk memberikan nilai lebih bagi Jawa Tengah,” tambah Sumarno.
Sebagai informasi, sedikitnya ada 110 tenant dari berbagai sektor yang dihadirkan dalam STTIE 2025.
Seluruhnya dikemas dalam satu rangkaian aglomerasi sesuai tematik yang cocok dari daerah masing-masing.
Baca Juga: Solo Jadi Lokomotif Ekonomi, Transaksi di Solo Raya Great Sale 2025 Capai Rp3,1 Triliun
Dengan demikian, potensi di seluruh wilayah Solo Raya bisa saling melengkapi, termasuk dengan daerah lain seperti kawasan industri Kendal, Batang, dan Wijaya Kusuma.
“Ini bukan hanya pameran tetapi cara baru dalam membangun konektivitas antar wilayah. Sesuai visi misi Bapak Presiden yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sampai 8 persen per tahun, mengingat Jawa Tengah masih stagnan di 4-5 persen,” papar Ketua Panitia Solo Raya Great Sale Ferry Septha Indrianto.
Acara yang dihadiri sejumlah kepala/wakil kepala daerah/pejabat daerah lainnya ini akan menghadirkan Investing Forum dan Business Matching, Jumat (1/8/2025).
Seluruh rangkaian event puncak yang berlangsung hingga 3 Agustus mendatang akan dimeriahkan oleh berbagai hiburan dan festival menarik.
Serta ditutup secara resmi dengan undian berhadiah dari pengumpulan poin belanja selama Solo Raya Great Sale berlangsung.
“Event ini momentum terbaik untuk menunjukkan keunggulan Solo Raya,” tutup Ferry yang juga ketua KADIN Surakarta. (ves)
Editor : Tri wahyu Cahyono