RADARSOLO.COM-Sekarang ini semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan cryptocurrency, terutama generasi muda yang lebih memilih Bitcoin dibanding forex atau saham.
Hal ini juga menciptakan banyak pilihan dompet crypto yang bisa kamu gunakan.
Namun dalam dunia crypto dua faktor utama seperti memilih aplikasi exchange dan dompet crypto menjadi hal yang sangat penting.
Namun hal tersebut tentunya menjadi pekerjaan yang membingungkan bagi investor pemula.
Terdapat beberapa wallet crypto yang mudah dan aman digunakan untuk swap crypto maupun menyimpan NFT, salah satunya adalah Pintu Web3 dan beberapa dompet crypto lainnya.
Dengan dompet web3 wallet, trader atau investor crypto bisa melakukan staking, borrow-lending hingga berburu airdrop yang sedang ramai.
Setelah memiliki kedua persyaratan ini, maka kamu bisa melakukan trading dengan diawali memahami dan mempelajari bagaimana menganalisa aset crypto dengan mengikuti pergerakan harga ETH hari ini Pintu atau aset crypto lainnya.
Jika kamu ingin melakukan trading pada koin Solana maka hal yang sama juga harus dilakukan dengan mengamati dan menganalisa grafik pergerakan harga Solana to IDR, sehingga kamu bisa terhindar dari resiko kerugian karena adanya volatilitas dalam aset crypto.
Pentingnya wallet crypto karena dompet crypto berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan, menerima, dan mengirim Bitcoin serta aset crypto lainnya milik pengguna.
Umumnya, dompet crypto dibedakan menjadi dua jenis, yaitu cold wallet dan hot wallet.
Cold wallet biasanya berupa perangkat keras dan tidak terhubung ke internet, sehingga lebih aman dari ancaman peretasan.
Di sisi lain, hot wallet biasanya merupakan perangkat lunak yang terpasang di komputer atau ponsel dan terhubung ke internet.
Baca Juga: Mengenal dan Prediksi VanEck, Bitcoin Bakal Tembus US$ 180.000
Cara Memilih Wallet Crypto Terbaik
Ada banyak pilihan dompet yang tersedia, tetapi sebelum memutuskan jenis dompet crypto yang akan digunakan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar tidak salah dan kecewa dalam memilih dompet crypto.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu gunakan untuk memilih dompet crypto, diantaranya adalah:
1. Keamanan
Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih dompet crypto adalah keamanan. Jika memilih hot wallet dalam bentuk web wallet, pilihlah yang menggunakan https, bukan HTTP, karena ini memberikan tambahan lapisan perlindungan pada dompet.
Dompet juga sebaiknya menawarkan otentikasi dua faktor untuk memastikan keamanan. Jika kamu memilih cold wallet, pastikan bahwa dompet tersebut kokoh, tahan lama, dan tidak mudah rusak.
2. Pengalaman Pengguna
Dompet yang kamu pilih harus mudah digunakan. Pilihlah dompet yang ramah bagi pengguna, sehingga kamu bisa belajar cara menggunakannya dengan benar.
Jika menggunakan dompet di perangkat mobile, pilihlah yang dapat diunduh di ponsel. Untuk cold wallet, usahakan memilih yang berukuran kecil agar mudah dibawa kemana-mana.
3. Teknologi yang Digunakan
Ada banyak dompet yang sering mengalami masalah dan tidak siap digunakan oleh banyak orang. Oleh karena itu, penting untuk memahami teknologi yang digunakan, atau setidaknya mengetahui sistem keamanan yang ada. Pilihlah dompet yang menggunakan teknologi otentikasi dua faktor untuk menjaga keamanan.
4. Fitur Cadangan
Pastikan untuk memilih wallet crypto yang memiliki opsi cadangan. Jika lupa kata sandi, memiliki kode pemulihan akan membantu untuk mengakses dan memulihkan dompetmu.
Fitur cadangan yang baik biasanya mencakup tautan untuk pemulihan, kata sandi, serta beberapa frasa sandi guna mengembalikan kondisi dompet.
5. Kesesuaian untuk Berbagai Cryptocurrency
Sebelum mendaftar untuk wallet crypto di Indonesia atau negara lain, kamu harus mengetahui kemampuan dompet untuk menyimpan aset crypto.
Tidak semua dompet mampu menyimpan semua jenis aset crypto.
Pilihlah dompet Bitcoin atau crypto yang dapat menyimpan berbagai aset, agar kamu tidak perlu memiliki dompet tambahan.
Ini juga akan mempermudah pengelolaan aset crypto dalam satu tempat.
6. Konversi Cryptocurrency
Kemampuan untuk mengubah satu crypto ke koin crypto lain adalah fitur yang sangat berguna jika diintegrasikan langsung ke dalam dompet pengguna.
Ini adalah fungsi yang akan memberikan manfaat bagi pemilik Bitcoin atau aset crypto lainnya. Fitur ini tersedia dalam dompet Exodus yang juga terdapat di ShapeShift.
Fitur ini sangat membantu bagi pengguna yang ingin melakukan arbitrase dalam dunia cryptocurrency.
7. Keselarasan Platform
Sebelum memilih wallet crypto, penting untuk mengetahui apakah dompet yang kamu pilih dapat digunakan di berbagai perangkat.
Misalnya, dompet tersebut harus bisa berjalan di iOS, Android, Windows, dan Linux.
Karena pengguna menggunakan berbagai sistem operasi yang berbeda, dompet yang kamu pilih sebaiknya mendukung banyak sistem operasi.
Hal ini akan memberikan keuntungan berupa fleksibilitas dalam penggunaan di berbagai perangkat.
8. Pemindai Kode QR
Pemindai kode QR membuat proses pengiriman dan penerimaan cryptocurrency menjadi lebih mudah. Alamat tertentu akan terlihat seperti ini:
0x57f70FfbaDcD2d94a15AB6FB4849c7738aB4B110.
Mengetik alamat publik yang panjang dan benar dalam satu kali percobaan memang tidak mudah.
Oleh karena itu, disarankan untuk memilih wallet crypto yang bisa memindai kode QR untuk memindahkan koin atau token crypto.
9. Dukungan Pelanggan
Saat memilih pengembang sebelum mendaftar untuk wallet crypto, kamu juga perlu memastikan seberapa efektif tim dukungan pelanggannya.
Semakin efisien tim tersebut, semakin mudah bagi kamu untuk mendapatkan bantuan jika menemukan masalah saat menggunakan dompet.
Itulah beberapa cara untuk memilih wallet crypto terbaik yang bisa kamu lakukan. Terdapat beberapa dompet crypto yang mudah dan aman digunakan untuk swap crypto maupun menyimpan NFT.
Tips Aman Menggunakan Dompet Crypto
Setelah mengetahui cara memilih wallet crypto terbaik, penting juga untuk mengetahui langkah-langkah aman dalam penggunaannya:
- Seed phrase tidak boleh diberikan kepada orang lain
- Pilihlah kata sandi yang kuat dan berbeda dari yang lain
- Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) untuk keamanan tambahan
- Simpan perangkat keras dompet di tempat yang aman, agar tidak rusak.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari
Ada beberapa kesalahan saat menggunakan wallet crypto, berikut beberapa kesalahan yang sering muncul adalah:
Menyimpan seed phrase di ponsel tanpa mencadangkannya secara offline, yang bisa berbahaya jika ponselmu rusak atau hilang, karena jika kamu tidak ingat, dompet crypto tidak bisa diakses.
Mengambil dompet dari tautan yang tidak dapat dipercaya, yang tentu saja dapat membahayakan keamanan aset cryptomu.
Tidak memperhatikan pembaruan keamanan aplikasi, selalu pastikan untuk memperbarui perangkat lunak sesuai dengan yang disarankan oleh dompet crypto.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi.
Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono