Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

Dorong Swasta Gandeng Koperasi Merah Putih Sebagai Mitra Rantai Pasok

Fauziah Akmal • Jumat, 19 September 2025 | 00:27 WIB

 

Ilustrasi pengunjung memilih barang di Koperasi Merah Putih Banyuanyar, Banjarsari, belum lama ini.
Ilustrasi pengunjung memilih barang di Koperasi Merah Putih Banyuanyar, Banjarsari, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Wali Kota Solo Respati Ardi mendorong pihak swasta untuk menggandeng Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai mitra dalam rantai pasok. Sebab dia menilai KMP sebagai supplier chain terbaik di tingkat kelurahan, yang layak menjadi mitra strategis untuk memperkuat ekonomi lokal.

Respati menjelaskan, Kementerian Koperasi (Kemenkop) membuka lowongan kerja untuk posisi asisten bisnis KMP tingkat kelurahan dan desa. Sedangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo berperan dalam fungsi pengawasan dan pembinaan pengurus koperasi.

“Kalau dari kami itu pengawas dan pengurus. Jadi, kami kemarin bimtek pengawas juga. Saya sampaikan dan yakinkan ke pengawas, bahwa Koperasi Merah Putih adalah supplier chain terbaik di kelurahan,” kata Respati.

Respati menambahkan, peluang bagi pihak swasta yang ingin bekerja sama dengan Koperasi Merah Putih sangat terbuka. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan tata kelola yang lebih profesional dan akuntabel. Mengingat koperasi memiliki banyak anggota dari masyarakat.

“Silakan pihak swasta yang mau menggandeng Koperasi Merah Putih sebagai rekan rantai pasok. Ini yang paling tepat. Kami membuka kerja sama dengan swasta,” imbuhnya.

Saat ini, Respati masih menunggu data resmi dari Kemenkop terkait jumlah tenaga asisten bisnis KMP yang akan ditempatkan di Solo. Dia berharap tenaga yang disiapkan kementerian benar-benar memiliki kompetensi, agar koperasi menjalankan perannya secara maksimal.

“Tapi saya sampaikan, semoga hasil dari Kemenkop, tenaganya itu bisa benar-benar punya skill. Dari swasta yang benar-benar akuntabel dan profesional,” harapnya.

Sementara itu, Respati menekankan pentingnya keterampilan manajerial dan latar belakang koperasi bagi tenaga yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, aspek ini menjadi kunci keberhasilan koperasi, agar tidak hanya besar dalam jumlah anggota, tetapi juga kuat secara kualitas pengelolaan.

Background (berpengalaman di) koperasi itu pasti. Kalau kebanyakan, yang penting adalah manajerial. Itu penting sekali,” tegasnya. (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Koperasi Merah Putih #Wali Kota Solo Respati Ardi #kmp di solo