Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Terima Dana Segar Rp55 Triliun, BRI Siap Salurkan Kredit UMKM dan Perkuat Program Prioritas Pemerintah

Syahaamah Fikria • Jumat, 19 September 2025 | 05:41 WIB

Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah yang menempatkan dana sebesar Rp55 triliun.

Dana tersebut diharapkan mampu memperkuat likuiditas BRI sekaligus mempercepat pembiayaan bagi segmen UMKM yang menjadi fokus utama perseroan serta mendukung program prioritas pemerintah.

Sebagai informasi, pada Jumat (12/9/2025) Kementerian Keuangan menyalurkan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank BUMN guna menjaga likuiditas sistem perbankan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Dari jumlah tersebut, BRI, Mandiri, dan BNI masing-masing memperoleh Rp55 triliun, sementara BTN mendapat Rp25 triliun dan BSI Rp10 triliun.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, mengapresiasi langkah pemerintah tersebut sebagai bukti nyata dukungan terhadap sektor perbankan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.

Ia menegaskan BRI akan menyalurkan pembiayaan ke sektor riil, khususnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia, termasuk mendukung program prioritas pemerintah.

"Penyaluran pembiayaan dilakukan secara prudent dengan manajemen risiko yang kuat," ujar Hery.

Per Juni 2025, BRI mencatat pertumbuhan kredit 6,0% YoY menjadi Rp1.416,6 triliun.

Dari total kredit tersebut, pembiayaan untuk UMKM mencapai Rp1.137,84 triliun atau 80,32% dari keseluruhan portofolio.

Selain itu, BRI konsisten mendorong ekonomi grassroot melalui Holding Ultra Mikro (UMi) bersama Pegadaian dan PNM.

Hingga kini, Holding UMi berhasil menjangkau 34,7 juta debitur aktif serta mengelola 126 juta rekening simpanan mikro.

BRI juga aktif menjalankan program pemberdayaan masyarakat, di antaranya membina 4.625 Desa BRILian dan mengembangkan 41.217 klaster usaha melalui program KlasterkuHidupku.

Tak hanya itu, lebih dari 12,9 juta pelaku UMKM telah memanfaatkan platform digital LinkUMKM untuk memperluas akses pasar dan mempercepat proses naik kelas.

Dukungan terhadap program prioritas pemerintah juga diwujudkan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sepanjang Januari–Agustus 2025, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp114,28 triliun kepada 2,5 juta debitur UMKM, termasuk para pemasok program Makan Bergizi Gratis.

Jumlah tersebut setara 65,31% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Pada program 3 Juta Rumah, hingga Agustus 2025 BRI telah menyalurkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) senilai Rp14,21 triliun kepada 103.807 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

Terbaru, BRI juga berkomitmen mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

"Fokus utama kami tetap pada pembiayaan UMKM dan program-program prioritas pemerintah yang berdampak langsung pada penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi," papar Hery.

Dengan jaringan dan kapabilitas yang luas, lanjut dia, BRI optimistis dapat memperluas akses pembiayaan hingga ke pelosok negeri demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BRI #penempatan dana #BBRI #umkm #Program Prioritas Pemerintah