RADARSOLO.COM – CIMB Niaga Tour de Surakarta telah menjelma menjadi event sport tourism nasional yang sangat dinanti setiap tahunnya.
Buktinya, penyelenggaraan CIMB Niaga Tour de Surakarta 2025 mencatat jumlah peserta tertinggi sepanjang sejarah event ini, menarik perhatian lebih dari 500 penghobi sepeda dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan Australia.
Sayangnya, situasi keamanan di Kota Solo yang memanas menjelang pelaksanaan, memaksa event yang seharusnya digelar pada 30 Agustus 2025 itu dibatalkan.
Meski muncul kekecewaan, ratusan peserta justru kompak memberikan semangat kepada panitia dan berjanji akan kembali berpartisipasi pada penyelenggaraan di tahun 2026.
Hal ini menjadi tantangan baru bagi Solo Cycling Community dan CIMB Niaga untuk menggelar event berikutnya yang jauh lebih meriah.
Rekor Partisipasi Tour de Surakarta 2025
Minat besar terhadap CIMB Niaga Tour de Surakarta 2025 sudah terlihat sejak informasi event diumumkan pada semester pertama 2025.
Kesuksesan event serupa pada 2024 lalu yang memamerkan sensasi bersepeda di Solo Raya membuat nama Kota Bengawan naik daun di kancah sport tourism nasional.
Pendaftaran yang dibuka pada Juli 2025 langsung diserbu peminat.
“Tour de Surakarta 2025 pesertanya yang paling banyak sejak pertama digelar di 2022 dan 2024. Tahun ini tembus sampai lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang jauh-jauh dari Australia,” ungkap Suryo Danukusumo, perwakilan dari Solo Cycling Community sekaligus penyelenggara CIMB Niaga Tour de Surakarta 2025, Sabtu (27/9/2025).
Kronologi Pembatalan Akibat Situasi Keamanan di Solo
Keputusan pembatalan terpaksa diambil menjelang pelaksanaan.
Sehari sebelum event dimulai, pada Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari, Kota Solo dilanda kerusuhan yang pecah di berbagai titik.
Insiden ini berawal dari gelombang protes di depan Mako Brimob Solo, yang kemudian meluas menjadi aksi anarkisme oleh massa gabungan, menyebabkan perusakan hingga kebakaran gedung di Solo.
“Tidak ada yang menduga situasinya sampai seperti itu. Jumat malam itu kami semua ikut berjaga di venue (Benteng Vastenburg) untuk mengamankan semuanya karena semua kebutuhan sudah masuk di venue waktu itu,” jelas Suryo.
Malam itu juga, Solo Cycling Community dan CIMB Niaga mengadakan rapat mendadak.
Diskusi panjang akhirnya mencapai keputusan pembatalan sekitar pukul 04.00 WIB, hanya beberapa jam sebelum event dibuka pada Sabtu (30/8/2025) pagi.
“Pertimbangan keamanan karena situasi yang tidak memungkinkan. Kami tidak mau mengambil risiko tanpa pengawalan,” tegas Suryo.
Meskipun dibatalkan, panitia memastikan semua hak dan fasilitas untuk peserta tetap diberikan.
Pembatalan ini kemudian diumumkan melalui video klarifikasi di media sosial dan pemberitahuan resmi kepada ratusan peserta.
Motivasi CIMB Niaga Tour de Surakarta 2026
Pembatalan ini tentu memicu rasa kecewa. Namun, suasana hangat justru tercipta di venue utama, Benteng Vastenburg, pada Sabtu (30/8/2025).
Meski lokasi venue tidak jauh dari titik kerusuhan, sekitar 150 dari 500 peserta yang terdaftar tetap hadir di pagi hari, sekalipun mereka sudah menerima informasi pembatalan.
“Tentu ada yang kecewa, tapi justru teman-teman ini, para peserta itu malah menyemangati kami. Mereka janji tahun depan pasti akan datang ke Solo untuk ikut Tour de Surakarta ini,” ujar Suryo.
Dorongan dari peserta ini memacu semangat panitia untuk menggelar event yang lebih besar lagi pada 2026, dengan harapan kolaborasi penuh dari CIMB Niaga dapat dilanjutkan.
Kisah Manis Kolaborasi CIMB Niaga dan Komunitas Sepeda
Tour de Surakarta berawal dari inisiasi Solo Cycling Community yang ingin mempromosikan Kota Solo melalui sport tourism.
“Tour de Surakarta itu lahir dari ide teman-teman ini, kalau di kota lain bisa kenapa kita tidak? Akhirnya kesampaian di 2023 untuk pertama kalinya,” kenang Suryo.
Kolaborasi dengan CIMB Niaga dimulai pada event 2024.
Suryo menceritakan, perkenalan terjadi secara kebetulan karena Kepala Cabang CIMB Niaga Solo adalah anggota komunitas mereka.
Obrolan ringan untuk mengajak berkolaborasi disambut baik, dan perbankan yang telah berkarya selama 70 tahun itu pun menjadi sponsor utama.
Hubungan baik ini menumbuhkan optimisme bahwa CIMB Niaga Tour de Surakarta 2026 akan menjadi penawar kekecewaan tahun ini.
Kehadiran event skala nasional ini tidak hanya memanjakan pecinta gowes, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian lokal, meningkatkan okupansi hotel, dan memberdayakan UMKM lokal.
Peserta juga merasa beruntung karena mendapatkan edukasi dan literasi keuangan dari CIMB Niaga selama event.
“Ada banyak manfaat setelah CIMB Niaga membersamai kami, mulai dari fasilitas yang diberikan pada peserta semakin baik dari tahun ke tahun sampai banyaknya program dan produk dari CIMB Niaga yang ditawarkan pada peserta. Ini banyak membantu untuk literasi keuangan,” kata Aditya Suhartono dan Daniel Santoso, nasabah CIMB Niaga sekaligus panitia Tour de Surakarta 2025.
CIMB Niaga: Konsistensi 70 Tahun Dukung Indonesia
Sebagai bank yang genap berusia 70 tahun, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus membuktikan peran aktifnya.
Dukungan penuh sejak 2024 pada Solo Cycling Community adalah bentuk komitmen nyata memajukan sport tourism di Solo.
Dalam setiap penyelenggaraan, CIMB Niaga aktif memberikan layanan perbankan dan edukasi keuangan, seperti promo cash back transaksi QRIS Octo Mobile dan reward tiket senilai Rp 1 juta.
“Ini bukan hanya sekadar event, tapi juga sebagai wahana edukatif untuk mempromosikan semangat hidup sehat, pelestarian budaya lokal, dan penguatan ekosistem UMKM,” ujar Aryani Winarno, Branch Area Head Jabar – Jateng Region CIMB Niaga.
Layanan Digital Hybrid dan Komitmen Sosial
Komitmen CIMB Niaga juga terlihat melalui peresmian wajah baru kantor cabang Solo-Slamet Riyadi yang mengintegrasikan layanan konvensional dan digital.
Konsep Digital Hybrid ini menghadirkan layanan lengkap serba digital seperti Self Service Banking, Video Banking, Safe Deposit Box, dan CIMB Preferred Lounge.
“Solo dipilih sebagai lokasi Digital Branch terbaru karena konsistensinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan UMKM yang dinamis,” kata Andiko Manik, Head of Region Jawa Barat dan Jawa Tengah CIMB Niaga, saat grand opening.
Selain inovasi layanan (seperti ATM pertama di Indonesia 1987, online banking 1991, dan OCTO Mobile 2020), CIMB Niaga juga aktif dalam kontribusi sosial dan lingkungan, termasuk:
- Pendidikan: Program beasiswa bagi 108 ribu penerima manfaat.
- Kesehatan: Bantuan untuk 1.000 anak stunting bekerja sama dengan UNICEF.
- Pemberdayaan Ekonomi: Menduung lebih dari 700 UMKM (termasuk kaum perempuan dan penyandang disabilitas).
- Lingkungan: Penanaman 84.000 pohon bambu dan pemberdayaan lebih dari 1.000 petani.
“Di usia ke-70 ini, kami tidak hanya merayakan perjalanan panjang CIMB Niaga, tapi juga menegaskan posisi kami sebagai bank yang relevan di setiap era—stabil secara finansial, inovatif secara digital, serta bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan,” tutup Lani Darmawan, Presiden Direktur CIMB Niaga, melalui keterangan tertulisnya.
Semua itu, lanjut Lani, dilakukan untuk terus membantu nasabah dan masyarakat Indonesia mewujudkan mimpi dan aspirasi dengan semangat keberlanjutan. (ves/ria)
Editor : Syahaamah Fikria