Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

BRI Ajak Ratusan UMKM Binaan di Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro

Syahaamah Fikria • Minggu, 9 November 2025 | 18:25 WIB
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM bersama ratusan UMKM binaan BRI.
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM bersama ratusan UMKM binaan BRI.

RADARSOLO.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan, BRI terus mendorong pelaku usaha mikro agar lebih mudah berkembang dan naik kelas.

Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, sebanyak 720 UMKM binaan BRI berpartisipasi dalam Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM.

Acara berlangsung di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Diikuti oleh lebih dari 1.200 pelaku usaha mikro dari berbagai daerah.

Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menyampaikan, festival ini menjadi pusat layanan terpadu untuk membantu pelaku UMKM memperoleh legalitas usaha, perlindungan hukum, hingga literasi keuangan.

“Pemerintah melalui Kementerian UMKM terus menghadirkan program nyata untuk memperkuat sektor usaha mikro. Melalui festival ini, pelaku UMKM bisa langsung mengakses fasilitas yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro merupakan pusat layanan terpadu yang memudahkan pelaku usaha mikro dalam mengakses legalitas, perlindungan hukum, dan fasilitas pemerintah yang sebelumnya sulit dijangkau.

Diselenggarakan di berbagai daerah, festival ini telah melibatkan ribuan pelaku usaha mikro yang selama ini menjalankan usahanya dengan berbagai keterbatasan.

Bagi pengusaha UMKM, manfaat festival ini sangat nyata seperti kemudahan memperoleh legalitas usaha, perlindungan merek dan produk, peningkatan daya saing di pasar, kepercayaan konsumen yang lebih tinggi, kemudahan akses pembiayaan, serta terbukanya peluang kemitraan dan ekspor.

Dengan semakin banyaknya pelaku usaha mikro yang mendapatkan legalitas dan pendampingan, UMKM Indonesia diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berdaya saing secara berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global.

Dalam ajang ini, BRI turut menghadirkan para pelaku UMKM binaan untuk tampil dan memperkenalkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat luas.

Tidak hanya sebagai ajang promosi, festival ini juga menjadi wadah edukasi, kolaborasi, dan pemberdayaan yang mendorong pelaku usaha untuk terus tumbuh secara berkelanjutan.

Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan bahwa BRI terus memperkuat ekosistem pembiayaan mikro dengan dukungan teknologi, edukasi, serta kemudahan akses layanan perbankan.

Melalui keikutsertaan UMKM binaan dalam festival ini, BRI berharap dapat membangun ekosistem usaha mikro yang kuat, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Sebagai bank yang lahir dan tumbuh bersama rakyat, BRI konsisten untuk menjadi rumah besar bagi pengusaha UMKM.

BriBaca Juga: BRI Peduli Ajak Generasi Muda di Bekasi dan Demak Edukasi Mitigasi Perubahan Iklim: Tanam Mangrove hingga Olah Limbah Plastik

"Kami ingin memastikan bahwa setiap pelaku usaha, sekecil apa pun, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan naik kelas, ujarnya.

Akhmad menjelaskan, hingga September 2025 BRI telah mencatat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,8 juta debitur, atau setara 74,40% dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 sebesar Rp175 triliun.

Penyaluran KUR BRI hingga akhir September 2025 tetap didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup pertanian, perikanan, perdagangan, industri pengolahan dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar 64,31% dari total penyaluran.

Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp58,37 triliun atau setara 44,83% dari keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI.

Capaian ini merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor riil dan menjaga ketahanan pangan nasional.

BriBaca Juga: BRI Dorong UKM Naik Kelas Lewat Program Pengusaha Muda BRILiaN 2025, Dibuka Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda

Program KUR BRI bukan sekadar pembiayaan, tetapi juga sarana pemberdayaan.

Melalui pendampingan usaha, pelatihan digital, dan integrasi ke dalam ekosistem, BRI berupaya agar UMKM tidak hanya memperoleh modal.

Tapi juga mendapatkan nilai tambah dalam hal kapasitas usaha dan literasi keuangan.

"Kami berkomitmen terus hadir sebagai mitra utama bagi pelaku usaha mikro, dengan menyediakan akses pembiayaan yang mudah, perlindungan dari risiko usaha melalui asuransi mikro," terang Akhmad.

Selain itu, lanjut dia, juga mendorong transformasi digital agar UMKM dapat menembus pasar yang lebih luas. (*/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BRI #BBRI #Pemberdayaan UMKM #Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro