RADARSOLO.COM – Moda transportasi kereta api (KA) masih jadi primadona selama arus mudik dan balik Natal dan tahun baru (Nataru). Tak terkecuali Nataru tahun ini. Mengoptimalkan layanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) inspeksi menyeluruh dengan Kereta Api Inspeksi (KAIS), Rabu (3/12).
Seluruh sarana-prasarana (sarpras), layanan, hingga daerah operasi ditinjau demi keamanan dan kenyamanan pelanggan KA. Di antaranya pengecekan kondisi trek, kesiapan jalur, kualitas pelayanan, hingga memastikan seluruh sistem berjalan tanpa celah.
“Inspeksi untuk memastikan semua sudah sesuai dan aman. Sehingga kami bisa melewati Nataru dengan baik,” jelas Wakil Direktur PT KAI Dody Budiawan.
Dody menjelaskan, momentum Nataru akan berlangsung mulai 18 Desember hingga 4 Januari. Di masa itu, PT KAI mewaspadai cuaca ekstrem.
“Kami meningkatkan pengawasan dan monitoring. Jadi, ada beberapa titik-titik rawan yang kami sebut daerah perhatian khusus. Kami tempatkan personel-personel yang mengawasi 24 jam di sungai-sungai," sebutnya
"Kami lihat apakah hujan ini akan berpengaruh terhadap trek kita, apakah akan mengganggu. Jadi kita berikan perhatian khusus," lanjut Dody.
Direktur Pengelola Sarana dan Prasarana PT. KAI Heru Kuswanto sebut pihaknya akan menambah personel untuk pengawasan mendetail. Sebanyak 1.189 orang diturunkan demi menjaga keamanan dan kenyamanan pelanggan.
"Detailnya di bagian daerah perhatian khusus ada sekitar 334. Kemudian juga ada penjagaan perlintasan tambahan itu 659 dan lainnya 198 di bagian bagian pemeriksaan tambahan," beber Heru.
Untuk kawasan Daop 6 Jogjakarta, PT KAI memastikan relatif aman. Mengingat lintasannya yang lurus. Sementara itu, daerah lain seperti Daop 2 dan 5 menjadi fokus lebih karena kondisi tanah yang labil.
Ada tambahan 54 perjalanan KA per hari. Total sekitar 3,8 juta tempat duduk disiapkan untuk masa Nataru. Dari jumlah itu, 1,5 juta kursi mendapatkan diskon 30 persen mulai 1 Desember.
Sementara itu, Daop 6 Jogja menyiapkan 21.425 tempat duduk (TD) setiap harinya untuk KA jarak jauh keberangkatan awal. Plus KA lokal, sehingga selama Nataru 2025/2026 tersedia total 391.480 seats. (nis/fer)
Editor : fery ardi susanto