Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Prediksi Harga Emas Antam Senin 9 Februari 2026, Lanjutkan Tren Penguatan atau Berbalik Turun?

Syahaamah Fikria • Minggu, 8 Februari 2026 | 19:18 WIB
Emas Antam.
Emas Antam.

RADARSOLO.COM – Pergerakan harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam)/ANTM diperkirakan masih akan berlangsung dinamis pada awal pekan ini.

Setelah mencatatkan kenaikan signifikan di akhir pekan lalu, perhatian pelaku pasar kini tertuju pada perdagangan Senin, 9 Februari 2026.

Apakah di awal pekan besok harga emas Antam mampu melanjutkan tren penguatan atau justru kembali terkoreksi?

Pada perdagangan Sabtu, 7 Februari 2026, harga emas Antam melonjak Rp30.000 dan ditutup di level Rp2.920.000 per gram, berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia.

Kenaikan ini terjadi setelah sehari sebelumnya harga emas sempat mengalami tekanan cukup dalam.

Fluktuasi Tajam dalam Dua Hari Terakhir

Sehari sebelumnya, Jumat (6/2/2026), harga emas Antam tercatat anjlok Rp100.000 dari posisi Rp2.956.000 menjadi Rp 2.856.000 per gram pada pagi hari.

Namun, tekanan tersebut tidak bertahan lama karena harga kembali bergerak naik pada sore hari, menguat Rp34.000 ke level Rp2.890.000 per gram.

Kondisi ini menunjukkan bahwa volatilitas harga emas masih cukup tinggi, seiring dengan pergerakan harga emas global dan sentimen pasar internasional.

Prediksi Pergerakan Harga Emas Pekan Ini

Pengamat pasar komoditas sekaligus Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, menilai fluktuasi harga emas berpotensi berlanjut dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Ibrahim, apabila harga emas dunia mengalami pelemahan, maka level support pertama diperkirakan berada di kisaran US$4.831 per troy ounce, dengan potensi harga emas Antam turun hingga Rp2.750.000 per gram.

“Jika tekanan berlanjut, support berikutnya berada di area US$4.718 per troy ounce, yang bisa mendorong harga emas domestik turun ke kisaran Rp2.620.000 per gram,” ujarnya.

Sebaliknya, apabila harga emas dunia kembali menguat, Ibrahim memperkirakan resistance pertama berada di level US$ 5.057 per troy ounce.

Sementara harga emas Antam berpeluang bergerak menuju Rp 2.800.000 per gram.

Untuk resistance lanjutan, harga emas global diprediksi dapat menembus US$5.170 per troy ounce.

Dengan peluang harga emas Antam mendekati Rp2.900.000 per gram atau lebih jika sentimen positif menguat.

Masih Jauh dari Rekor Tertinggi

Sebagai catatan, harga emas Antam pernah mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high) di level Rp 3.168.000 per gram pada 29 Januari 2026.

Dengan posisi harga saat ini, emas Antam masih bergerak di bawah rekor tersebut, meski tren jangka menengah masih menunjukkan volatilitas tinggi.

Harga Buyback Ikut Naik

Selain harga jual, harga beli kembali atau buyback emas Antam juga mengalami kenaikan signifikan.

Pada Sabtu (7/2/2026), harga buyback melonjak Rp66.000 dan berada di level Rp2.706.000 per gram.

Harga buyback ini menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin menjual kembali emas batangan ke Antam.

 

Ketentuan Pajak Penjualan Emas

Perlu diketahui, transaksi penjualan emas batangan Antam dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

Untuk penjualan kembali emas dengan nilai di atas Rp10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP

Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback yang diterima penjual. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#emas antam #Emas #harga emas #9 Februari 2026 #Buyback emas Antam #Prediksi harga emas Antam #antam