RADARSOLO.COM – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 H, Horison Aziza Solo resmi meluncurkan program spesial bertajuk “Raiza – Ramadan di Aziza”. Program ini dikemas dalam konsep buffet all you can eat dengan sajian makanan tradisional yang menggugah selera. Tidak hanya itu, live music setiap hari turut dihadirkan untuk memperkuat suasana hangat berbuka puasa.
Launching program Raiza di Arafah Grand Ballroom, Horison Aziza Solo digelar pada Jumat (13/2/2026), mulai pukul 12.30 hingga 15.00 WIB.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum perkenalan konsep baru yang diusung manajemen hotel tahun ini. Sejumlah tamu undangan, relasi, serta mitra hadir menyaksikan peluncuran program tahunan tersebut.
Tahun ini, Raiza hadir dengan sentuhan berbeda. Mengusung tema kembali ke masa lalu, tamu yang hadir dalam launching diajak merasakan atmosfer berbuka puasa ala rumah kampung. Konsep lesehan dipilih untuk membangun suasana akrab, hangat, dan penuh kebersamaan.
Area ballroom pun disulap menyerupai ruang keluarga besar di pedesaan. Dekorasi bernuansa tradisional dipadukan dengan elemen Islami yang elegan, menciptakan kesan nostalgia namun tetap modern. Konsep ini diharapkan mampu membangkitkan memori masa kecil saat berbuka puasa di rumah nenek.
Dalam momentum tersebut, Horison Aziza Solo juga merayakan hari ulang tahun ke-12 yang jatuh pada 30 Januari lalu. Mengangkat tema besar “Reborn: Mengakar Kuat, Berinovasi Tanpa Batas”, manajemen menegaskan komitmen untuk terus bertransformasi. Filosofi ini menjadi landasan dalam menghadirkan pengalaman Ramadan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
General Manager Horison Aziza Solo, Marcelina Louise, menegaskan bahwa tema “Reborn” bukan sekadar slogan perayaan ulang tahun. Menurutnya, 12 tahun perjalanan hotel menjadi fase penting untuk memperkuat fondasi sekaligus melakukan pembaruan.
“Di usia ke-12 ini kami ingin benar-benar lahir kembali dengan energi baru, tanpa meninggalkan akar pelayanan dan nilai kekeluargaan yang sudah menjadi identitas kami selama ini,” ujarnya.
Marcelina menambahkan, konsep lesehan ala rumah kampung dipilih karena ingin menghadirkan pengalaman emosional bagi para tamu. Dia menyebut Ramadan bukan hanya tentang sajian makanan, tetapi juga tentang kebersamaan dan kenangan.
“Kami ingin tamu tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga merasakan hangatnya suasana seperti pulang ke rumah sendiri,” katanya.
Dari sisi kuliner, manajemen memilih fokus pada menu Nusantara. Chef Horison Aziza Solo, Giovanni Putra, menjelaskan bahwa kekayaan rasa menjadi alasan utama pengusungan tema tersebut. Menurutnya, banyak hidangan tradisional lezat yang kini mulai jarang ditemui di pasaran.
“Tahun ini kami mengusung tema Nusantara. Alasannya sederhana, masakan Nusantara memang kaya rasa dan memiliki banyak hidangan lezat yang kini mulai jarang ditemui di pasaran. Melalui tema ini, kami ingin menghadirkan kembali cita rasa tradisional yang mungkin sudah lama tidak dinikmati,” ujar Chef Gio.
Beragam menu khas dari berbagai daerah disiapkan untuk memanjakan lidah tamu. Variasi hidangan disebut lebih banyak dibanding tahun sebelumnya, namun tetap dibanderol dengan harga terjangkau. Manajemen memastikan kualitas rasa dan penyajian tetap menjadi prioritas utama.
Untuk reservasi, Horison Aziza menawarkan promo early bird sebesar Rp75.000 per orang yang berlaku untuk pemesanan 1–15 Februari 2026. Sementara itu, harga normal dibanderol Rp82.800 per orang dengan promo beli 10 gratis 1 untuk periode 16 Februari hingga 20 Maret 2026. Dengan harga tersebut, tamu sudah dapat menikmati buffet all you can eat lengkap dengan live music setiap hari.
Tak hanya sajian kuliner, kemeriahan Ramadan juga diperkuat dengan berbagai doorprize menarik setiap minggunya. Hadiah yang disiapkan mulai dari peralatan elektronik seperti kulkas dan mesin cuci hingga berbagai hadiah menarik lainnya. Selain itu, tersedia pula photobooth tematik yang bisa dimanfaatkan tamu untuk mengabadikan momen kebersamaan. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy