RADARSOLO.COM – Layanan KA Bandara Adi Soemarmo (BIAS) yang menghubungkan Bandara Adi Soemarmo dengan relasi Stasiun Bandara Adi Soemarmo–Madiun–Caruban dan dioperasikan KAI Daop 6 Yogyakarta, mencatat pertumbuhan kinerja signifikan.
Khususnya dalam enam bulan setelah penambahan pemberhentian di Stasiun Palur, sejak 17 Agustus 2025. Pada periode 17 Agustus 2025 hingga 17 Februari 2026, total volume penumpang mencapai 411.379 orang, terdiri dari 200.019 penumpang naik dan 211.360 penumpang turun.
Jumlah tersebut meningkat 116 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatat 190.415 penumpang, dengan 92.128 penumpang naik dan 98.287 penumpang turun.
Khusus di Stasiun Palur, tercatat 30.090 penumpang naik dan turun, yang menunjukkan peran strategis stasiun tersebut sebagai simpul transportasi baru yang diminati masyarakat.
Manager Humas KAI Daop 6 Jogjakarta Feni Novida Saragih menyatakan, peningkatan ini mencerminkan kepercayaan publik terhadap layanan kereta api yang aman, nyaman, dan efisien.
“KAI terus berkomitmen menghadirkan transportasi publik yang tepat waktu dan terjangkau sebagai solusi mobilitas berkelanjutan,” ucapnya.
Kehadiran KA BIAS juga dinilai turut memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sekitar Stasiun Palur. Ke depan, KAI Daop 6 Yogyakarta akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, termasuk integrasi antarmoda, guna menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. (san/nik)
Editor : Niko auglandy