Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dari Dapur Sederhana, Nurani Bangkitkan Ekonomi Ibu-ibu Pacitan Bersama PNM Mekaar

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 27 Februari 2026 | 10:45 WIB

Nasabah PNM Mekaar Bandar Pacitan, yang memulai usaha kue rumahan dari dapur sederhana.
Nasabah PNM Mekaar Bandar Pacitan, yang memulai usaha kue rumahan dari dapur sederhana.

RADARSOLO.COM - Pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera tidak cukup hanya dengan memberikan akses permodalan.

Dibutuhkan pendampingan berkelanjutan agar usaha yang dirintis mampu tumbuh dan memberi dampak nyata.

Inilah pendekatan yang dijalankan PNM Mekaar melalui pembiayaan yang disertai edukasi usaha, pengelolaan keuangan, serta pendampingan rutin agar nasabah dapat beradaptasi dengan dinamika usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga secara mandiri.

Pendekatan tersebut tercermin dari perjalanan Ibu Nurani Wulandari, nasabah PNM Mekaar Bandar Pacitan, yang memulai usaha kue rumahan dari dapur sederhana.

Bergabung sejak 2019, Nurani perlahan mengembangkan usahanya hingga kini mampu melayani pesanan catering dalam skala lebih besar.

Seiring pertumbuhan usahanya, Nurani juga membuka ruang kerja bagi ibu-ibu di sekitarnya, menjadikan usahanya tidak hanya menopang ekonomi keluarga, tetapi juga menggerakkan produktivitas lingkungan sekitar

Perkembangan tersebut dirasakan langsung oleh Nurani. Dari yang semula hanya memproduksi kue untuk titipan warung, kini pesanan terus berdatangan, terutama menjelang dan selama bulan Ramadan.

“Dulu hanya membuat sedikit kue untuk titipan warung, sekarang alhamdulillah sudah menerima pesanan besar bahkan bisa mengajak ibu-ibu di sekitar untuk ikut bekerja bersama. Ini membuat kami lebih produktif dan berpenghasilan lebih baik,” ungkap Nurani, menggambarkan perubahan yang ia alami bersama komunitasnya

Dampak sosial dari usaha tersebut mendapat apresiasi dari PNM. Pemimpin Cabang PNM Wonogiri, Setia Budi menegaskan bahwa pendampingan PNM Mekaar dirancang untuk menciptakan kebermanfaatan yang lebih luas.

“Pemberdayaan perempuan prasejahtera bukan hanya soal modal, tetapi membangun kapasitas usaha yang kuat agar manfaatnya dirasakan hingga ke lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kisah Nurani dinilai menjadi inspirasi bahwa usaha kecil yang dikelola dengan pendampingan tepat dapat tumbuh berkelanjutan dan membawa perubahan bagi komunitas. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#PNM Mekaar #PNM Wonogiri #PNM MEKAAR BANDAR PACITAN #bangkitkan ekonomi