RADARSOLO.COM - Menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, The Sunan Hotel berkolaborasi dengan Batik Riana Kesuma melalui fashion show bertajuk Sogan Bloom in Modesty.
Peragaan busana ini menampilkan koleksi busana muslim modern dengan memadukan keanggunan batik klasik di dalamnya.
Owner Batik Riana Kesuma, Riana Kusuma Astuti menjelaskan, koleksi tersebut mengangkat warna sogan sebagai identitas kuat batik Jawa yang dipadukan dengan motif bunga sebagai simbol kelembutan dan keanggunan perempuan.
“Saya menyukai bunga, sehingga tema ini memadukan warna sogan yang anggun, sopan, dan elegan untuk menyambut Ramadan serta Hari Raya. Motif bunga melambangkan perempuan yang harum dan membawa wibawa,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Menurut Riana, koleksi ini tidak hanya menghadirkan busana muslim, tetapi juga membawa nilai filosofi budaya Jawa agar tetap relevan di tengah perkembangan tren fashion masa kini.
Fashion show terbagi dalam dua sekuen utama yang menampilkan model profesional bersama muse dari tokoh perempuan Kota Solo.
Pada sekuen pertama, koleksi long outer dipadukan dengan batik bermotif bunga yang merepresentasikan kelembutan wanita.
Selain itu, ditampilkan pula kaftan modern berbahan batik silk dengan sentuhan organza yang menghasilkan tampilan flowy, mewah, namun tetap sederhana.
Sementara pada sekuen kedua, koleksi rok klok dipadukan dengan blouse janggan berpotongan modern dan stylish.
Perpaduan unsur klasik dan kontemporer tersebut menunjukkan bahwa batik mampu tampil dinamis tanpa meninggalkan akar budayanya.
“Saya ingin menghadirkan busana muslim yang tetap membawa batik sebagai identitas budaya. Motif yang kami buat selalu memiliki makna agar batik tetap abadi,” ungkapnya.
Sementara itu, General Manager The Sunan Hotel Solo Retno Wulandari menyampaikan, kegiatan fashion show sengaja dipadukan dengan agenda jamuan berbuka puasa sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
“Jamuan buka puasa di sini sering kami kombinasikan dengan kegiatan fashion untuk mendukung ekonomi lokal, termasuk desainer batik Solo. Kami berharap agenda seperti ini dapat membantu perkembangan ekonomi kreatif di Kota Solo,” pungkasnya. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy