Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Setahun Diluncurkan, Layanan Bullion Bank BSI Sukses Catat Kelolaan Emas 22,5 Ton

Tri wahyu Cahyono • Jumat, 13 Maret 2026 | 12:45 WIB

Tingginya animo masyarakat terhadap investasi logam mulia ini berjalan selaras dengan masifnya literasi dan edukasi dari pihak perbankan.
Tingginya animo masyarakat terhadap investasi logam mulia ini berjalan selaras dengan masifnya literasi dan edukasi dari pihak perbankan.

RADARSOLO.COM - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan yang sangat signifikan pada lini bisnis emas mereka dalam satu tahun terakhir.

Sejak layanan bank emas (bullion bank) resmi diluncurkan pada 26 Februari 2025 lalu, total kelolaan emas BSI secara nasional kini telah menembus angka 22,5 ton.

Capaian impresif ini mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran bank emas syariah di Indonesia.

Layanan bullion bank sendiri merupakan inisiatif strategis pemerintah guna memperkuat pengelolaan cadangan emas nasional.

Program bersejarah ini diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto menyusul terbitnya izin kegiatan usaha bullion kepada BSI oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Didominasi Milenial Bermodal Rp50 Ribu

Area Manager (AM) BSI Area Solo Zen Assegaf mengungkapkan, tingginya animo masyarakat terhadap investasi logam mulia ini berjalan selaras dengan masifnya literasi dan edukasi dari pihak perbankan.

Lonjakan minat tersebut juga didorong oleh kemudahan akses transaksi melalui aplikasi super (superapps) BYOND by BSI.

"Cukup dengan modal Rp50 ribuan saja, masyarakat kini sudah bisa membeli BSI Emas secara aman dan real-time. Selain itu, melalui fitur unggulan Bank Emas, nasabah tidak hanya bisa membeli, tetapi juga dapat dengan mudah mentransfer gramasi emas mereka ke sesama pengguna," jelas Zen dalam acara Ngopi Media bareng BSI di Solo, Rabu (11/3/2026).

Menariknya, khusus untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), jumlah kelolaan emas BSI telah mencapai 1,83 ton dan demografinya didominasi oleh kalangan anak muda serta generasi milenial.

Hal ini menunjukkan tren positif bahwa generasi muda kini semakin sadar (aware) akan pentingnya instrumen investasi emas yang aman, stabil, dan sesuai dengan prinsip syariah sebagai tameng pelindung nilai dari inflasi.

Kembangkan Ekosistem dan Waspada Penipuan

Baca Juga: BSI Hadir di Run for Humanity Solo 2025, Perkuat Peran Sosial dan Literasi Keuangan Syariah

 

Merespons antusiasme tersebut, BSI terus memperkuat infrastruktur digitalnya guna memperluas jangkauan layanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

"Kami akan terus mengembangkan berbagai produk dan layanan emas yang terintegrasi, mulai dari BSI Emas, Cicil Emas, hingga Gadai Emas. Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius BSI dalam membangun ekosistem emas yang kuat dan berkelanjutan di Tanah Air," imbuh Zen.

Menutup paparannya, Zen tak lupa mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap berbagai modus penipuan investasi bodong yang kerap mengatasnamakan BSI.\

Nasabah diminta untuk selalu mengecek silang (cross-check) kebenaran setiap informasi hanya melalui saluran komunikasi resmi milik Bank Syariah Indonesia, antara lain:

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Emas #Layanan Bullion Bank BSI #bank emas #transaksi #Kemudahan akses #bsi emas