RADARSOLO.COM– Di tengah bayang-bayang tantangan ekonomi yang kerap mendera pelaku usaha ultra mikro, kaum perempuan turut mengambil peran krusial dalam mengembangkan usaha dan menciptakan peluang baru.
Melalui sinergi erat Holding Ultra Mikro yang terdiri atas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), PT Permodalan Nasional Madani (PNM), serta PT Pegadaian, upaya pendampingan dan perluasan akses layanan keuangan kini terus diperkuat guna mendorong masyarakat mengembangkan potensi kemandirian secara berkelanjutan.
Baca Juga: Tabel KUR BRI April 2026 Pinjaman 50 Juta: Bunga, Cicilan, Syarat Lengkap untuk UMKM
Mengubah Limbah Peternakan Menjadi Berkah
Kisah inspiratif dari pemberdayaan tersebut salah satunya tercermin nyata melalui perjalanan gigih Onih Suryati.
Perempuan yang merupakan nasabah PNM Mekaar sekaligus Agen BRILink di Kabupaten Bandung Barat ini sukses mengubah masalah lingkungan menjadi sumber penghidupan.
Sejak tahun 2022, ia tekun merintis usaha berbasis pertanian dan peternakan yang berfokus pada budi daya cacing serta produksi pupuk kascing (bekas cacing).
Onih menuturkan bahwa laju usahanya justru bermula dari upaya memecahkan permasalahan limbah di lingkungan sekitarnya.
Melalui serangkaian pelatihan keterampilan yang difasilitasi oleh pihak PNM, tumpukan limbah tersebut perlahan mulai diolah menjadi produk turunan yang bernilai ekonomi tinggi.
“Awalnya kotoran sapi menjadi limbah yang mencemari lingkungan. Kemudian, melalui pelatihan dari PNM, limbah tersebut dimanfaatkan sebagai pakan cacing, dan pupuk kascingnya dimanfaatkan untuk pertanian,” ungkapnya.
Baca Juga: Hadirkan Sukacita Paskah, BRI Bagikan Puluhan Ribu Sembako hingga ke Panti Asuhan
Seiring berjalannya waktu, inisiatif pemanfaatan limbah tersebut berkembang pesat menjadi sebuah sistem usaha yang saling terintegrasi.
Limbah ternak diolah dengan cermat melalui instalasi biogas, lalu residunya dimanfaatkan sebagai pakan cacing hingga akhirnya mampu menghasilkan pupuk organik berkualitas untuk lahan pertanian.
Adanya dukungan tambahan berupa hibah fasilitas greenhouse dari PNM juga turut memperkuat pengembangan skala usahanya, sekaligus menjaga roda ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Peran Ganda sebagai Agen BRILink
Perkembangan pesat kapasitas usaha tersebut rupanya juga membuka pintu peran baru bagi Onih.
Baca Juga: Praktis! Bayar PBB Lewat Super Apps BRImo Dapat Cashback Besar hingga 13 Persen
Ia kini dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Agen BRILink yang aktif melayani berbagai kebutuhan transaksi keuangan masyarakat di sekitar tempat tinggalnya.
Peran ini otomatis juga memberikan kucuran tambahan pendapatan bagi pundi-pundi keluarganya.
“Setelah ada biogas, ibu tidak pernah membeli gas LPG. Hasil penjualan cacing dan pupuk kascing dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari termasuk juga biaya sekolah anak,” ujarnya.
Menanggapi potret nyata keberhasilan tersebut, Corporate Secretary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Dhanny, menyampaikan bahwa kisah Onih Suryati menjadi cerminan sempurna tentang bagaimana peran sinergi Holding Ultra Mikro mampu memperkuat kapasitas usaha secara berkelanjutan, terutama dalam memberdayakan para pelaku usaha dari kalangan perempuan.
“Keberadaan ekosistem ultra mikro menghadirkan pemberdayaan yang berfokus pada pendampingan usaha serta keterhubungan dengan layanan keuangan formal," ujarnya.
Baca Juga: Dukung Asta Cita, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp31,42 Triliun pada Akhir Februari 2026
"Pendekatan ini mendorong pelaku usaha, khususnya perempuan, untuk mengembangkan usahanya secara lebih produktif sekaligus menciptakan nilai ekonomi baru yang berdampak langsung bagi lingkungan sekitarnya,” imbuh Dhanny.
Sebagaimana diketahui, melalui perusahaan anak BRI, PNM secara konsisten menghadirkan program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) sebagai solusi jitu pemberdayaan bagi kelompok perempuan prasejahtera yang selama ini belum memiliki akses ke layanan keuangan formal (unbankable).
Program unggulan ini diwujudkan melalui penyediaan akses permodalan tanpa agunan yang senantiasa disertai dengan sistem pendampingan usaha secara berkelanjutan.
Dalam naungan ekosistem Holding Ultra Mikro BRI Group, program ini telah menunjukkan dampak rekam jejak yang masif.
Sepanjang tahun 2025 lalu, tercatat ada sebanyak 1,4 juta debitur PNM yang berhasil naik kelas, mencerminkan adanya peningkatan kapasitas skala usaha serta perluasan jangkauan akses keuangan bagi para pahlawan UMKM di level terbawah. (*)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : BRI