RADARSOLO.COM – Di balik segelas jus kedondong dan cincau selasih yang menyegarkan, tersimpan sebuah narasi perjuangan dari sosok perempuan bernama Elvira Safitri.
Melalui ketekunannya, ia berhasil membangun usaha minuman sehat dari nol hingga kini menjadi produk pilihan bagi para pekerja di kawasan perkantoran di Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: BRI Tebar Dividen Rp52,1 Triliun dalam RUPST 2026, Dirut Hery Gunardi: Wujud Komitmen Return Optimal
Optimisme Elvira untuk terus berkembang kini semakin kuat seiring dengan hadirnya dukungan nyata dari Ekosistem Ultra Mikro melalui sinergi Holding Ultra Mikro BRI Group.
Bangkit dari Kegagalan Lewat Racikan Alami
Perjalanan usaha Elvira tidaklah instan. Setelah sempat menghadapi kegagalan di masa lalu, pada tahun 2018 ia memutuskan untuk bangkit dengan merintis usaha jus kemasan yang menggunakan bahan-bahan alami tanpa pengawet.
Berbekal kreativitas, ia memproduksi minuman seperti jus kedondong segar, cincau selasih, hingga gula asem racikan sendiri yang menghadirkan cita rasa tradisional khas rumahan.
“Dengan tekad yang kuat, saya kembali mencoba melalui usaha minuman sehat berbahan alami,” ujar Elvira menuturkan awal mula kebangkitannya.
Langkah awal ekspansi usahanya dimulai saat ia memperoleh modal dari program PNM Mekaar.
Dukungan finansial tersebut ia manfaatkan untuk aktif mengikuti berbagai bazaar guna memperkenalkan produknya kepada masyarakat luas.
Meski harus menghadapi tantangan cuaca seperti panas terik dan hujan deras, Elvira tetap gigih menjajakan produknya demi memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
Baca Juga: Investasi Emas Makin Mudah! Cicil Melalui Super App BRImo dan Dapatkan Bonus Cashback Menarik
Setiap gelas yang terjual ia maknai sebagai langkah kecil menuju perubahan yang lebih besar.
Titik Balik dari Rekomendasi Tenaga Medis
Usaha Elvira mulai menunjukkan perkembangan pesat saat produknya semakin dikenal, bahkan jangkauan pasarnya sempat menyentuh wilayah Bandung.
Namun, titik balik terbesar terjadi saat seorang tenaga medis mencicipi jus buatannya dalam sebuah bazaar. Kesan positif yang diberikan oleh pakar kesehatan tersebut membuka peluang pasar yang jauh lebih luas dan kredibel.
“Waktu itu saya mendapat masukan bahwa minuman yang saya buat tidak hanya enak, tetapi juga sehat. Bahkan, beberapa tenaga kesehatan menyampaikan bahwa produk ini cocok untuk dikonsumsi secara umum,” ungkap Elvira.
Berangkat dari rekomendasi tersebut, produk minuman sehat Elvira mulai merambah lingkungan perkantoran rumah sakit di Depok.
Kini, jangkauan pemasarannya semakin masif melalui jaringan kemitraan atau reseller.
Bagi Elvira, pencapaian ini bukan sekadar keberhasilan bisnis, melainkan bagian dari kontribusinya dalam mendukung gaya hidup sehat masyarakat melalui produk alami dan berkualitas.
Komitmen Pemberdayaan Ultra Mikro BRI Group
Keberhasilan Elvira menjadi salah satu bukti efektivitas pendampingan yang diberikan oleh BRI Group melalui PNM.
Corporate Secretary BRI Dhanny menyatakan, sosok Elvira mencerminkan peran PNM yang tidak hanya memberikan dukungan finansial bagi pelaku usaha ultra mikro, tetapi juga menghadirkan harapan baru.
Data menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025, sebanyak 1,4 juta debitur PNM telah berhasil naik kelas dalam ekosistem Ultra Mikro BRI Group.
Baca Juga: LinkUMKM BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, Wastra Nusantara Disulap Jadi Busana Modern
“Kisah Ibu Elvira menjadi cerminan kuatnya daya juang perempuan Indonesia, terutama ketika mendapatkan pendampingan yang berkelanjutan. Melalui sinergi dalam Holding Ultra Mikro, salah satunya melalui PNM, BRI Group berkomitmen tidak hanya menghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga mendorong pemberdayaan yang menyeluruh untuk bisa tumbuh secara berkelanjutan,” urai Dhanny.
Sinergi ini membuktikan bahwa setiap usaha yang dijalani dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan dukungan yang tepat, pasti akan menemukan jalan untuk terus berkembang secara berkelanjutan. (ads)
Editor : Tri Wahyu Cahyono