Bank pelat merah ini siap memanjakan para investornya dengan total kucuran dividen mencapai Rp52,10 triliun.
Ini menyusul kenaikan rasio pembayaran (payout ratio) yang kini menyentuh angka fantastis sebesar 92% dari laba bersih.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (14/4/2026), emiten perbankan dengan kode saham BBRI ini telah menetapkan sisa dividen yang akan dibayarkan kepada pemegang saham adalah sebesar Rp209 per saham.
Baca Juga: Dukung Konsolidasi Danantara, BRI Resmi Lepas Saham BRI-MI dan PNM-IM Senilai Rp1,32 Triliun
Rincian Dividen BBRI: Sisa Rp31,47 Triliun Segera Cair
Perlu diketahui oleh para investor, total dividen tahun buku 2025 yang disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) adalah sebesar Rp346 per saham.
Namun, jumlah tersebut dibagi ke dalam dua tahap pembayaran:
Dividen Interim: Sebesar Rp137 per saham (total Rp20,63 triliun) yang telah ditransfer ke rekening pemegang saham pada 15 Januari 2026 lalu.
Sisa Dividen Tunai: Sebesar Rp209 per saham (total Rp31,47 triliun) yang akan dibagikan sesuai jadwal yang baru dirilis.
Kenaikan total nilai dividen ini didorong oleh kebijakan manajemen yang memperbesar sisa laba untuk dibagikan.
Jika tahun sebelumnya payout ratio berada di angka 86%, tahun ini BRI memberikan "bonus" lebih besar kepada pemegang saham dengan menaikkan rasionya menjadi 92%.
Jadwal Pembagian Dividen BBRI 2026
Bagi yang ingin mendapatkan hak dividen ini, perhatikan batas waktu perdagangan saham atau Cum Dividen.
Berikut adalah jadwal lengkapnya:
- Cum Dividen (Pasar Reguler dan Negosiasi): 20 April 2026
- Ex Dividen (Pasar Reguler dan Negosiasi): 21 April 2026
- Cum Dividen (Pasar Tunai): 22 April 2026
- Ex Dividen (Pasar Tunai): 23 April 2026
- Recording Date (Daftar Pemegang Saham): 22 April 2026
- Tanggal Pembayaran Dividen: 8 Mei 2026
Catatan: Cum Dividen adalah hari terakhir perdagangan saham di mana pembeli masih berhak mendapatkan dividen.
Sebaliknya, Ex Dividen adalah hari pertama perdagangan di mana pembeli saham sudah tidak lagi mendapatkan hak dividen tersebut.
Mekanisme Pembayaran Dividen
Pembayaran dividen tunai akan dilakukan secara otomatis bagi pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada tanggal recording date, yakni 22 April 2026.
Bagi investor ritel yang menyimpan sahamnya di perusahaan efek atau bank kustodian, dana dividen akan langsung didistribusikan ke Rekening Dana Nasabah (RDN) melalui PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada tanggal 8 Mei 2026. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria