RADARSOLO.COM – Kabar gembira menghampiri para pemegang saham emiten ritel LPPF (PT Matahari Department Store Tbk).
Pasca resmi mengumumkan perubahan nama perusahaan menjadi PT MDS Retailing Tbk, perseroan langsung tancap gas menetapkan jadwal pembagian dividen tunai final untuk tahun buku 2025.
Tidak tanggung-tanggung, perseroan akan menebar keuntungan sebesar Rp250 per lembar saham.
Keputusan ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Rabu, 15 April 2026.
Pembagian dividen ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi investor di tengah fase transformasi identitas baru mereka.
Jadwal Lengkap Distribusi Dividen LPPF 2026
Berdasarkan risalah rapat yang dirilis melalui keterbukaan informasi, manajemen telah menetapkan garis waktu (timeline) pencairan dividen agar para investor dapat mempersiapkan strategi portofolionya.
Berikut adalah jadwal penting yang wajib dicatat:
- Recording Date: 27 April 2026 (Batas akhir pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen hingga pukul 16.00 WIB).
- Cum Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 23 April 2026.
- Ex Dividen (Pasar Reguler & Negosiasi): 24 April 2026.
- Cum Dividen (Pasar Tunai): 27 April 2026.
- Ex Dividen (Pasar Tunai): 28 April 2026.
- Pembayaran Dividen: Dijadwalkan cair pada 4 Mei 2026.
Transformasi Nama Baru dari Matahari ke MDS Retailing
Selain urusan bagi-bagi laba, momen Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tersebut mencetak sejarah baru dengan disetujuinya pergantian nama dari PT Matahari Department Store Tbk menjadi PT MDS Retailing Tbk.
Baca Juga: 50 Mobil Operasional KDKMP Dibagikan di Wonogiri, Sementara Diparkir di Koperasi
Perubahan ini didukung penuh oleh 93,181 persen suara yang hadir.
Langkah strategis ini dilakukan melalui revisi Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar Perseroan.
Identitas baru ini diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan di bawah kendali Grup Auric yang telah menjadi pemegang saham pengendali sejak tahun 2021.
"Menyetujui perubahan nama Perseroan dari PT Matahari Department Store Tbk menjadi PT MDS Retailing Tbk," tulis manajemen dalam ringkasan risalah rapat yang diterbitkan pada Jumat, 17 April 2026.
Aksi Korporasi Penurunan Modal
Menyertai perubahan nama dan pembagian dividen, PT MDS Retailing Tbk juga mendapatkan restu untuk memusnahkan 31.000.000 saham treasuri.
Saham-saham tersebut merupakan hasil pembelian kembali (buyback) yang telah dirampungkan hingga 9 April 2026.
Penarikan kembali saham ini dilakukan dengan skema penurunan modal ditempatkan dan disetor, yang secara teori dapat meningkatkan nilai kepemilikan saham bagi para investor yang masih bertahan karena berkurangnya jumlah saham yang beredar di pasar.
Sejarah Panjang Sejak 1958
Matahari memiliki akar sejarah yang sangat kuat di industri ritel Indonesia.
Berawal dari gerai pertama di Jakarta pada 24 Oktober 1958, perusahaan ini sempat melantai di bursa melalui PT Matahari Putra Prima Tbk (MPP) pada 1992.
Namun, sejak 2009, divisi department store ini mulai beroperasi secara mandiri di bawah bendera LPPF setelah diakuisisi oleh afiliasi MPP.
Transformasi kepemilikan terus berlanjut mulai dari PT Meadow Indonesia pada 2010 hingga masuknya Auric Capital pada 2020 yang kini resmi memegang kemudi utama perseroan.
Kini, raksasa retail itu telah berganti nama baru menjadi PT MDS Retailing Tbk.
Editor : Syahaamah Fikria