Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sinergi Holding UMi: 426 Ribu BRILink Agen Mekaar Layani Transaksi Rp3,52 Triliun Hingga Maret 2026

Tri wahyu Cahyono • Sabtu, 25 April 2026 | 18:46 WIB
Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding Ultra Mikro Perkuat Inklusi Keuangan Makin Merata hingga Pelosok
Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding Ultra Mikro Perkuat Inklusi Keuangan Makin Merata hingga Pelosok

RADARSOLO.COM - Lima tahun pasca terbentuknya Holding Ultra Mikro (UMi), sinergi antara BRI, PT Pegadaian, dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus membuahkan hasil nyata dalam memperluas akses keuangan di akar rumput.

Salah satu pilar utama keberhasilan ini adalah pengembangan BRILink Agen Mekaar, sebuah inisiatif yang memberdayakan nasabah perempuan prasejahtera dari program Mekaar PNM untuk menjadi perpanjangan tangan layanan perbankan.

Baca Juga: Jaringan BRILink Agen Mekaar Tembus 426 Ribu, Sinergi Holding Ultra Mikro Perkuat Inklusi Keuangan Makin Merata hingga Pelosok

Hingga Maret 2026, ekosistem ini menunjukkan pertumbuhan yang sangat masif, menjadi bukti bahwa inklusi keuangan telah menjangkau masyarakat hingga ke tingkat komunitas terdalam.

Pertumbuhan Jaringan dan Volume Transaksi

Data kinerja hingga Maret 2026 mencatatkan jumlah BRILink Agen Mekaar telah menembus angka 426 ribu agen di seluruh Indonesia.

Tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kanal ini terlihat dari aktivitas transaksi yang mencapai 2,68 juta kali dengan volume sebesar Rp3,52 triliun.

Melalui keterlibatan para ketua kelompok Mekaar sebagai agen, layanan perbankan dasar seperti transfer, tarik tunai, hingga pembayaran tagihan kini tersedia lebih dekat dan terjangkau bagi kelompok masyarakat yang sebelumnya termasuk kategori unbankable.

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menekankan bahwa inisiatif ini bukan sekadar penyedia jasa transaksi, melainkan bagian dari visi besar untuk membangun ekonomi dari bawah.

“BRI berupaya membangun ekosistem berbasis sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai agen layanan keuangan," ujar Akhmad.

Baca Juga: Transformasi Desa Sumberejo Pacitan: Dari Pantai Congot Daki Hingga Jadi Desa BRILiaN 

"Sinergi dalam Holding Ultra Mikro menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan inklusi keuangan di Indonesia," lanjutnya. 

Seiring perkembangannya, peran BRILink Agen Mekaar telah bertransformasi dari sekadar penyedia layanan transaksi menjadi lifestyle micro provider, yang tidak hanya melayani kebutuhan finansial dasar, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara lebih luas.

Mendorong Debitur Naik Kelas

Sinergi dalam Holding UMi juga terbukti efektif dalam mempercepat proses "naik kelas" bagi para debitur ultra mikro.

Sepanjang tahun 2025, tercatat sekitar 1,4 juta debitur PNM berhasil memanfaatkan produk dan layanan dari Pegadaian serta BRI untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Baca Juga: BRI Berdayakan 43.789 Klaster Usaha, Perluas Dampak Pemberdayaan Berbasis Komunitas hingga Pelosok Negeri

Selain itu, masifnya jaringan Agen Mekaar juga mendorong pembukaan rekening Simpedes UMi secara luas, yang menjadi fondasi penting bagi pengelolaan keuangan masyarakat prasejahtera secara lebih akuntabel dan aman.

Para agen tidak hanya berfungsi sebagai kanal distribusi, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi langsung berupa sharing fee dari setiap transaksi yang dilakukan.

Hal ini menciptakan siklus ekonomi kerakyatan yang produktif, di mana masyarakat prasejahtera diberdayakan untuk membantu sesamanya mengakses layanan formal perbankan.

Inisiatif ini dinilai sangat selaras dengan program Asta Cita Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dan mendorong pemerataan ekonomi dari desa.

Pilar Utama Inklusi Keuangan

Baca Juga: BRI Perkuat Kedaulatan Rupiah di Wilayah Perbatasan, Resmikan Money Changer di PLBN Motaain NTT

Sebagai infrastruktur ekonomi yang vital, BRILink Agen Mekaar kini menjadi ujung tombak BRI dalam menjawab tantangan geografis dan aksesibilitas di Indonesia.

Dengan fokus pada penguatan ekonomi komunitas, peran para srikandi Mekaar ini diharapkan terus berkembang untuk mendukung produktivitas ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Dengan fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan, BRILink Agen Mekaar tidak hanya berfungsi sebagai kanal distribusi layanan keuangan, tetapi juga menjadi infrastruktur penting dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat," urainya. 

Peran strategis ini menjadikan BRILink Agen sebagai salah satu pilar utama BRI dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi segmen unbankable,” pungkas Akhmad menutup penjelasannya mengenai masa depan ekosistem ultra mikro. (*)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BRILink Agen Mekaar #BRI #holding ultra mikro #Inklusi Keuangan #BBRI