Meskipun bertepatan dengan hari libur nasional, dinamika pasar logam mulia tetap menjadi sorotan tajam bagi para investor yang mencermati tren pelemahan di penghujung April.
Kondisi pasar emas saat ini tengah berada dalam fase pengujian, setelah grafik harga menunjukkan tren menurun dalam beberapa hari terakhir.
Para pelaku pasar kini bersiap mengantisipasi apakah emas akan melakukan rebound atau justru semakin tertekan ke level psikologis yang lebih rendah.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini 30 April 2026: Melemah Rp 15.000 per Gram, Cek Daftar Terbaru
Emas Uji Level Support Baru
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, memberikan proyeksi bahwa emas Antam (ANTM) masih memiliki kecenderungan untuk bergerak melemah di awal Mei.
Berdasarkan pembacaan teknikal, Ibrahim memetakan titik-titik krusial yang perlu diwaspadai investor.
"Apabila tren penurunan berlanjut, titik support pertama untuk logam mulia Antam berada di level Rp2.800.000 per gram. Jika tekanan jual semakin kuat, harga berisiko menguji support kedua di posisi Rp2.790.000 per gram," ungkap Ibrahim dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).
Namun, peluang untuk berbalik arah tetap terbuka. Ibrahim menambahkan, jika sentimen global mendukung, emas berpotensi melesat menuju level resistance pertama di Rp2.865.000 per gram.
Bahkan hingga resistance kedua di Rp2.980.000 per gram.
April Ditutup dengan Tekanan
Data dari laman resmi Logam Mulia menunjukkan bahwa emas Antam menutup bulan April dengan performa yang kurang menggembirakan.
Pada perdagangan Kamis (30/4), harga emas terpantau anjlok Rp15.000 sehingga bertengger di level Rp2.769.000 per gram.
Pelemahan ini melengkapi rapor merah pada hari sebelumnya, Rabu (29/4), di mana harga juga sempat tersungkur Rp16.000 ke posisi Rp2.784.000 per gram.
Kendati demikian, secara akumulatif sepanjang tahun 2026, emas Antam sebenarnya masih mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 11% jika dibandingkan harga pada 1 Januari lalu yang berada di level Rp2.488.000 per gram.
Baca Juga: Libur Panjang 1-3 Mei 2026, Kapan Gaji Pensiunan PNS Masuk Rekening? Ini Pengumuman Terbaru Taspen
Harga Buyback dan Ketentuan Pajak
Sejalan dengan harga jual, harga beli kembali atau buyback oleh Antam juga mengalami penyusutan.
Pada Kamis (30/4), nilai buyback terpangkas Rp24.000 menjadi Rp2.549.000 per gram.
Sesuai dengan PMK No. 34/PMK.10/2017, transaksi buyback tetap dikenakan ketentuan pajak penghasilan:
Penjualan di atas Rp10 juta: Dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP.
Non NPWP: Dikenakan potongan lebih tinggi sebesar 3%.
Pajak tersebut akan dipotong secara langsung dari total nominal buyback yang diterima oleh penjual.
Harus Bagaimana di Awal Bulan?
Memasuki awal bulan Mei, para investor disarankan untuk tetap tenang namun waspada.
Penurunan harga yang terjadi dalam dua hari terakhir bisa menjadi celah untuk melakukan strategi buy on weakness, terutama bagi kolektor jangka panjang yang percaya pada nilai lindung nilai (hedging) logam mulia.
Editor : Syahaamah Fikria