Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Transformasi Pangkalan Gas Jadi Agen BRILink: Strategi BRI Dorong Ekonomi Mikro dan Inklusi Keuangan

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 3 Mei 2026 | 23:03 WIB
Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink telah menembus angka 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa. (DOK.BRI)
Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink telah menembus angka 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa. (DOK.BRI)

RADARSOLO. COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus melakukan terobosan dalam memperluas akses layanan perbankan hingga ke pelosok negeri melalui jaringan Agen BRILink.

Salah satu strategi yang kini tengah gencar didorong adalah kolaborasi dengan para pemilik pangkalan gas LPG.

Baca Juga: Kinerja Solid Triwulan I 2026, BRI Cetak Laba Bersih Rp15,5 Triliun Tumbuh 13,7% YoY

Mengingat kedekatannya dengan kebutuhan primer masyarakat sehari-hari, pangkalan gas dinilai memiliki potensi besar untuk bertransformasi menjadi pusat layanan keuangan terpadu, yang tidak hanya menyediakan energi tetapi juga solusi transaksi perbankan harian.

Layanan Satu Atap dan Efisiensi Transaksi

Kehadiran Agen BRILink di pangkalan gas menciptakan ekosistem transaksi yang lebih praktis dan efisien bagi pelanggan.

Masyarakat kini dapat melakukan berbagai aktivitas keuangan seperti transfer antarbank, pembayaran tagihan listrik dan cicilan, pembelian pulsa, hingga setor dan tarik tunai di lokasi yang sama saat mereka membeli gas.

Bagi pemilik usaha, integrasi ini menjadi mesin penghasilan baru melalui fee transaksi yang didapatkan, sekaligus meningkatkan loyalitas pelanggan karena adanya kemudahan layanan satu atap di lingkungan sekitar.

Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya, menekankan bahwa Agen BRILink merupakan ujung tombak perseroan dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus memberdayakan pelaku UMKM.

“BRILink Agen menjadi salah satu strategi BRI dalam memperluas akses layanan keuangan sekaligus mendekatkan layanan transaksi kepada masyarakat," jelasnya. 

"Melalui jaringan ini, masyarakat dapat memenuhi berbagai kebutuhan transaksi dengan lebih cepat, mudah, dan dekat dari tempat tinggal," imbuh Akhmad.

Baca Juga: BRI Genjot Ekosistem Keagenan, BRILink Agen Berpeluang Raih Hadiah Emas Lewat Program Spesial

Di sisi lain, BRILink Agen juga membuka peluang usaha tambahan bagi UMKM, termasuk pemilik pangkalan gas, serta menjadi katalis bagi perputaran ekonomi di lingkungan sekitar. 

Jangkauan Luas dan Kinerja Per Maret 2026

Efektivitas model kemitraan ini tercermin dari data pertumbuhan yang sangat masif.

Hingga akhir Maret 2026, jumlah Agen BRILink telah menembus angka 1,18 juta agen yang tersebar di 66.450 desa.

Baca Juga: Semangat Hardiknas 2026, BRI Peduli Hadirkan Literasi Keuangan dan Berbagi Bantuan Alat Tulis untuk Siswa SDN 104 Langensari Bandung

Jangkauan ini setara dengan lebih dari 80 persen total desa di Indonesia, yang membuktikan bahwa layanan BRI kini semakin inklusif.

Kepercayaan masyarakat terhadap agen berbasis komunitas ini juga terlihat dari tingginya volume transaksi yang tercatat pada periode yang sama.

Sepanjang kuartal pertama 2026, jaringan Agen BRILink telah melayani lebih dari 252 juta transaksi dengan total volume penjualan (sales volume) mencapai Rp420 triliun.

Angka fantastis ini menunjukkan bahwa Agen BRILink bukan lagi sekadar layanan tambahan, melainkan pilar utama dalam perputaran ekonomi mikro nasional.

Melalui tautan khusus di http://bbri.id/gastobrilink, BRI juga membuka akses informasi bagi para pengusaha pangkalan gas lainnya yang ingin menangkap peluang ekonomi baru ini untuk meningkatkan skala bisnis mereka. (*) 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BRILink Agen Mekaar #pangkalan gas lpg #inklusi #BRI #BBRI