RADARSOLO.COM – Investor logam mulia patut bersiap mencermati pergerakan harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada pembukaan pekan, Senin (11/5/2026) ini.
Setelah sempat menunjukkan tren konsolidasi di akhir pekan, komoditas safe haven ini diprediksi akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat.
Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam saat ini tertahan di level Rp2.839.000 per gram.
Posisi ini stabil jika dibandingkan dengan penutupan Jumat (8/5) yang sempat terkoreksi tipis Rp1.000 dari hari sebelumnya.
Target Resistance di Level Rp2,9 Juta
Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, menilai bahwa emas Antam memiliki potensi besar untuk kembali merangkak naik pada awal pekan ini.
Menurutnya, optimisme pasar dipicu oleh beberapa sentimen global, termasuk perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi minat investor terhadap aset lindung nilai.
Ibrahim memproyeksikan harga emas Antam berpeluang menembus titik resistance pertama di level Rp2.866.000 per gram.
"Jika momentum penguatan terus terjaga, harga emas Antam (ANTM) berpotensi mengejar level resistance kedua yang berada di kisaran Rp2.900.000 per gram," ungkap Ibrahim.
Waspadai Potensi Koreksi
Meski tren menunjukkan sinyal positif, para pelaku pasar tetap diminta waspada terhadap aksi profit taking yang bisa menekan harga.
Apabila terjadi penurunan, investor perlu memperhatikan level support pertama di angka Rp2.786.000 per gram.
Jika tekanan jual semakin kuat, harga emas diprediksi bisa merosot hingga ke level support kedua di Rp2.750.000 per gram.
Baca Juga: Hasil MotoGP Prancis 2026: Jorge Martin Berjaya di Le Mans, Ducati Mendadak Merana
Update Harga Buyback dan Aturan Pajak
Bagi masyarakat yang berencana melakukan aksi jual kembali, harga buyback atau pembelian kembali oleh Antam pada Minggu (10/5) tercatat kokoh di level Rp2.644.000 per gram.
Perlu diingat bahwa setiap transaksi buyback tunduk pada regulasi perpajakan yang berlaku (PMK No. 34/PMK.10/2017).
Penjualan dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP.
Serta 3% bagi masyarakat yang tidak memiliki NPWP.
Potongan pajak ini akan langsung dikurangkan dari total nilai transaksi yang diterima oleh konsumen.
Kilas Balik Rekor Emas 2026
Tahun 2026 menjadi periode yang sangat dinamis bagi logam kuning.
Meskipun saat ini harga bergerak di kisaran Rp2,8 juta, emas Antam pernah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) pada 29 Januari 2026 lalu.
Di mana harga menyentuh angka Rp3.168.000 per gram.
Pergerakan fluktuatif di awal pekan ini diprediksi masih akan sangat dipengaruhi oleh kondisi geopolitik dunia dan laju inflasi global.
Menjadikan emas tetap menjadi pilihan utama instrumen investasi jangka panjang.
Editor : Syahaamah Fikria