Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gubernur Luthfi Dukung Rencana Rawa Pening Disulap Jadi Destinasi Wisata Air Unggulan

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 25 Juni 2026 | 13:53 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, serta investor lokal yang akan menggarap Rawa Pening sebagai objek wisata di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit, serta investor lokal yang akan menggarap Rawa Pening sebagai objek wisata di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026). (DOK.PEMPROV JATENG)

RADARSOLO.COM-Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana proyek pengembangan sektor wisata air di kawasan danau Rawa Pening, Kabupaten Semarang.

Program penataan ini diproyeksikan mampu memperkokoh dan memperkuat jaringan kawasan aglomerasi pariwisata koridor Borobudur–Kopeng–Rawa Pening.

Itu disampaikan Luthfi saat menerima audiensi Bupati Semarang Ngesti Nugraha serta Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Kejar Target 10,5 Juta Ton Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Ingatkan Ancaman Kemarau

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Semarang memperkenalkan perwakilan calon investor dalam negeri, yakni PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir asal Kabupaten Cilacap yang menyatakan kesiapan untuk ikut berpartisipasi menanamkan modal dalam mengembangkan destinasi wisata bersangkutan.

Gubernur Luthfi menyambut baik ketertarikan investasi swasta di sektor pariwisata ini.

Kendati demikian, ia memberikan catatan tegas agar pihak pengembang wajib memprioritaskan kelestarian fungsi konservasi alam di area perairan.

Serta melakukan koordinasi intensif lintas sektor kelembagaan.

“Borobudur, Kopeng, Rawapening ini menjadi satu aglomerasi yang akan kita kembangkan. Namun memang harus dikoordinasikan dengan berbagai pihak, karena Rawapening juga kawasan konservasi,” instruksi Ahmad Luthfi.

Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan, calon mitra korporasi yang digandeng berencana membangun sejumlah fasilitas penunjang wisata komersial di sekeliling wilayah Rawa Pening.

Baca Juga: Ikut Lari Kategori 5K di Mandiri Jogja Marathon 2026, Gubernur Luthfi: Sprot Tourism Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Ragam fasilitas yang akan disiapkan meliputi penyediaan rumah makan apung, pembangunan unit vila penginapan, pembuatan area keramba ikan, hingga pengadaan wahana permainan air.

“Harapannya, Rawa Pening menjadi salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah,” tutur Ngesti Nugraha.

Direktur PT Pandawa Sapto Dewi Pesisir Miskun mengungkapkan, manajemen perusahaannya mengidentifikasi adanya potensi ekonomi yang masif untuk mengemas Rawa Pening sebagai objek wisata berbasis perairan.

“Beliau (Gubernur Luthfi) tadi menyampaikan supaya secepatnya disegerakan, jangan terlalu lama,” kata Miskun.

Baca Juga: Gubernur Ahmad Luthfi Gandeng KPK Benahi Tata Kelola Tambang dari Hulu ke Hilir

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Hanung Triyono menjelaskan, analisa teknis bahwa pengembangan Rawa Pening sebagai sub-bagian dari klaster aglomerasi Borobudur–Kopeng–Rawa Pening (Bokor) dituntut berjalan secara cermat dan hati-hati mengingat fungsi vital danau sebagai cagar konservasi.

Guna melancarkan proyek tersebut, Pemprov Jawa Tengah diagendakan segera menggelar koordinasi bersama jajaran pejabat Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana serta jajaran Kementerian Pekerjaan Umum. 

Sinergi ini bertujuan memetakan kepastian regulasi zonasi wilayah mana saja yang diperbolehkan untuk komersialisasi wisata dan titik mana yang mutlak dipertahankan sebagai zona hijau konservasi.

Di samping masuknya modal domestik, kawasan Rawa Pening direncanakan menerima kucuran investasi asing terkait penerapan sistem tata kelola manajemen air yang diadopsi dari wilayah Shiga, Jepang.

Baca Juga: Gubernur Luthfi Antarkan Provinsi Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik dari Kemendagri 

Melalui skema ini, aspek komersial pariwisata, perlindungan konservasi, hingga sistem water management diharapkan dapat berjalan secara simultan.

“Mudah-mudahan tahun ini bisa kita lihat site plan-nya. Karena Rawa Pening ini kewenangan Kementerian PU, tapi tetap kita bisa masuk,” pungkas Hanung Triyono. (*)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#destinasi wisata air #pariwisata #Gubernur Jateng Ahmad Luthfi #investor #danau rawa pening