RADARSOLO.COM — Geliat usaha madu murni yang menjaga keaslian proses dari hulu ke hilir sukses ditunjukkan oleh Suhita Lebah Indonesia di Kota Bandar Lampung.
Keberhasilan usaha ini tidak lepas dari strategi merangkul masyarakat di area sekitar hutan, yang dipadukan dengan komitmen kuat menjaga kualitas produk agar tetap prima hingga ke tangan para penikmatnya.
Suhita Lebah Indonesia berhasil menyusun rantai usaha yang saling terhubung, mulai dari kawasan hutan primer di Sumatera, masuk ke ruang pengolahan, hingga menembus pasar modern.
Dalam operasionalnya, unit usaha ini berkolaborasi aktif dengan para peternak lebah (beekeeper), ilmuwan di bidang perlebahan, serta masyarakat tepi hutan yang dibekali pelatihan budidaya sekaligus penguatan pasokan.
Rangkaian produk unggulan yang dipasarkan meliputi Trigona Honey, Rain Forest Honey, hingga Melifera Honey.
Seluruh varian tersebut telah didistribusikan secara meluas baik lewat jalur gerai fisik (offline) maupun platform digital (online) dengan jangkauan pasar dari Lampung hingga ke seluruh pelosok tanah air.
Baca Juga: BRI Tawarkan ORI030 dengan Imbalan Kupon Sampai 7,00%, Buka Akses Investasi yang Lebih Luas
Owner Suhita Lebah Indonesia, Isnina, memaparkan bahwa model bisnis yang dijalankannya memang dirancang secara terintegrasi sejak awal.
“Suhita Lebah Indonesia melestarikan budaya Nusantara dengan madu murni sebagai pendamping aktivitas harian," ungka Isnina.
Sejak 2016, terang dia, fokus bersama para beekeeper dan peneliti di bidang lebah dan produk turunannya, menciptakan sistem produksi terintegrasi dari hutan primer Sumatera hingga pemasaran modern.
Sehingga kualitas produk, mutu, dan ketelusurannya dapat terjaga.
"Kami juga mengajak masyarakat di sekitar hutan primer Sumatera untuk ikut serta menjadi beekeeper Suhita melalui pelatihan budidaya lebah madu, konservasi tanaman hutan, serta mempertahankan ekosistem alami lebah,” beber Isnina.
Pada aspek tata kelola pascaproduksi, Suhita Lebah Indonesia terus memoles nilai jual komoditasnya melalui standardisasi kemasan yang ramah keamanan pangan, lengkap dengan kepemilikan izin edar serta sertifikasi resmi.
Jaminan mutu ini dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Kontrol Veteriner (NKV) serta izin edar untuk kategori madu murni nektar alami.
Sementara untuk produk madu olahan, herbal, dan campuran, mereka telah mengantongi sertifikat Halal, Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Kami memiliki farm (peternakan) milik sendiri, farm mitra, dan melibatkan petani serta beekeeper lokal yang terintegrasi dengan rumah pengemasan yang telah memenuhi standar keamanan pangan," urai Isnina.
"Kami juga menerapkan teknologi penanganan pascapanen tanpa suhu tinggi melalui metode pengurangan kadar air madu, sehingga nutrisi dan mutu madu tetap terjaga sesuai standar SNI, sekaligus menjadikan proses produksi lebih cepat, hemat energi, dan ramah lingkungan,” imbuhnya.
Baca Juga: Di Bawah Supervisi Danantara, BRI Group Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp15,5 Triliun
Menengok rekam jejak perkembangannya, Isnina resmi bergabung menjadi bagian dari UMKM binaan Rumah BUMN BRI Bakauheni pada tahun 2021, setelah mengantongi rekomendasi dari rekan sesama pegiat usaha di Lampung.
Sejak bergabung, ia aktif menyerap ilmu dari berbagai kelas pelatihan dan program inkubasi bisnis, baik yang digelar secara daring maupun luring, seperti ajang BRIncubator, BRILiaNpreneur, hingga keikutsertaan dalam pameran bazar.
Melalui wadah Rumah BUMN tersebut, Isnina memperoleh pendampingan mendalam untuk memperkokoh skala usahanya.
Dukungan operasional serta kemudahan sistem transaksi dengan para pembeli juga semakin optimal berkat pemanfaatan fasilitas pembiayaan dari BRI serta implementasi sistem pembayaran digital QRIS BRI.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan bahwa usaha dapat tumbuh ketika dijalankan dengan tekun, terus belajar, dan dekat dengan potensi di sekitarnya.
“Perjalanan Suhita Lebah Indonesia menunjukkan usaha yang dibangun dengan ketekunan dan kemauan untuk terus belajar dapat melangkah lebih jauh," pungkas Dhanny.
Melalui Rumah BUMN, lanjut dia, BRI ingin mendampingi lebih banyak pengusaha UMKM agar tumbuh semakin kuat, memperluas pasar, dan membawa manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Editor : Syahaamah Fikria