Berawal dari Warisan Keluarga, KAINRATU Bawa Tenun Troso Jepara Tembus Pasar Global Bersama Rumah BUMN BRI

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 06:33 WIB
KAINRATU, UMKM kerajinan tenun asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (DOK.BRI)
KAINRATU, UMKM kerajinan tenun asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. (DOK.BRI)

RADARSOLO.COM— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat perannya dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pendampingan, peningkatan kapasitas, serta pembukaan akses pasar.

Salah satu pengusaha yang merasakan dampak positif dari dukungan tersebut adalah KAINRATU, UMKM kerajinan tenun asal Desa Troso, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Co-Owner KAINRATU Maria Leoni menuturkan, bisnis yang dijalankannya berakar dari tradisi keluarga yang telah lama menggeluti seni kerajinan tenun ikat di pusat sentranya.

Baca Juga: Pacu Transformasi Digital Ekosistem Danantara, Transaksi QRIS BRI Melonjak 76 Persen pada Triwulan I 2026

“Awal mula usaha kami berangkat dari latar belakang keluarga sebagai penenun. Orang tua kami merupakan perajin tenun ikat dan kami tinggal di Desa Troso, Jepara, yang dikenal sebagai sentra tenun ikat," urainya.

"Usaha ini telah berjalan selama kurang lebih 9 tahun. Pada awalnya, kami membantu memasarkan kain tenun yang diproduksi oleh orang tua melalui website gardutroso.com," Imbuh Maria.

Seiring perkembangan usaha, pada tahun 2019, usaha tersebut bermigrasi dan mengembangkan pemasaran melalui website www.tokotenun.com dan www.kainratu.com hingga berkembang seperti saat ini. 

KAINRATU menghadirkan ragam produk tenun. Mulai dari lembaran kain hingga busana siap pakai (ready-to-wear).

Produk unggulan yang paling diminati pelanggan meliputi Kain Tenun Double Ikat 3 Dimensi dan Tenun Endek CSM yang mengusung corak motif khas Jepara, Kalimantan, Sumba, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kini, jangkauan pemasaran produk KAINRATU telah merambah pasar ekspor internasional.

Baca Juga: Dari Dapur Rumah hingga Tembus Ekspor: Kisah Lince Sulastri Kembangkan Camilan Sehat Sahate Lewat LinkUMKM BRI

Mencakup negara Amerika Serikat, Jepang, Myanmar, Thailand, Arab Saudi, Portugal, Malaysia, dan Selandia Baru.

Selain menyediakan layanan desain kustom dan motif seragam bagi instansi maupun perusahaan, KAINRATU menerapkan prinsip fair pricing serta membuka program kunjungan industri dan pelatihan menenun bagi pelajar dan masyarakat umum.

Dalam proses ekspansi usahanya, Maria mengenal keberadaan Rumah BUMN BRI saat berkunjung ke kantor cabang BRI.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, KAINRATU kemudian mengikuti tahapan seleksi peserta BRIncubator yang diselenggarakan oleh BRI hingga berhasil lolos.

Baca Juga: Tekan Emisi Karbon dan Cegah Abrasi, BRI Peduli Gandeng Petani Karawang Tanam Puluhan Ribu Mangrove

“Rumah BUMN BRI telah memberikan banyak manfaat bagi pengembangan usaha kami melalui berbagai pelatihan yang dibawakan oleh mentor berpengalaman. Materi dan wawasan yang diberikan sangat bermanfaat dalam meningkatkan kapasitas usaha secara praktis,” beber Maria.

Melalui Rumah BUMN BRI, KAINRATU mendapatkan pelatihan pengembangan produk, pengemasan, serta strategi pemasaran digital.

KAINRATU juga terpilih mengikuti ajang pameran BRI UMKM EXPO(RT) setelah melalui proses kurasi ketat.

Sebagai informasi, hingga akhir Maret 2026, BRI telah mengelola dan membina 54 Rumah BUMN di seluruh wilayah Indonesia serta menggelar lebih dari 18 ribu sesi pelatihan untuk mengerek daya saing pelaku UMKM.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan, perjalanan KAINRATU membuktikan bagaimana warisan budaya lokal dapat dioptimalkan menjadi peluang ekonomi yang bernilai tinggi dan berkelanjutan.

Perjalanan KAINRATU menunjukkan bahwa kekayaan budaya lokal tidak hanya memiliki nilai historis.

Baca Juga: Tembus Medan Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Elce Putri Buka Akses Keuangan Warga Desa

Tetapi juga potensi ekonomi yang mampu bersaing di pasar global.

Kemampuan memadukan kualitas produk, inovasi, dan pemanfaatan berbagai peluang pengembangan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing UMKM.

"BRI akan terus mendukung para pengusaha UMKM untuk mengembangkan potensi yang dimiliki, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan sehingga mampu tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional,” pungkas Akhmad. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
rumah BUMN BRI BBRI umkm