Dari Usaha Rumahan, Keripik Pisang Visang Binaan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Tri wahyu Cahyono • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 06:34 WIB
Berawal Usaha Rumahan Sidoarjo, Keripik Pisang Visang Binaan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong
PT WWA Andik Sukses, produsen Keripik Pisang Visang asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, berhasil mengekspor produknya ke Malaysia dan Hong Kong.

RADARSOLO.COM— PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus membuktikan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Salah satu bukti suksesnya adalah PT WWA Andik Sukses, produsen Keripik Pisang Visang asal Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang berhasil mengekspor produknya ke Malaysia dan Hong Kong.

Usaha ini dirintis oleh Wiliyah Wiji Astutik pada tahun 2019.

Baca Juga: Borong 3 Penghargaan Alpha Southeast Asia 2026, BRI Perkuat Kepemimpinan Layanan Transaction Banking

Berawal dari melimpahnya hasil panen pisang di lingkungannya yang hanya dijual mentah dengan harga murah, Wiliyah tergerak mengolah pisang dari dapur rumahnya menggunakan peralatan sederhana.

Guna menciptakan keunggulan kompetitif, Wiliyah mengusung bentuk irisan bulat tipis menyerupai keripik kentang serta mempertahankan cita rasa manis alami pisang tanpa tambahan gula.

Varian pisang manis pun menjadi produk terlaris (best seller).

Titik balik perkembangan bisnisnya terjadi saat Wiliyah bergabung dengan Rumah BUMN BRI pada tahun 2021.

“Rumah BUMN sangat berpengaruh dalam perjalanan usaha saya. Mulai dari pengembangan kemasan hingga perluasan relasi bisnis, semuanya sangat membantu,” ungkap Wiliyah.

Melalui Rumah BUMN BRI, ia mendapatkan berbagai fasilitas peningkatan kapasitas usaha.

Baca Juga: Capai Rp103,81 Triliun di Semester I-2026, Penyaluran KUR BRI Sukses Serap Tenaga Kerja hingga Pelos

Seperti kurasi BRIncubator, keikutsertaan dalam BRILiaNpreneur, bazar klaster di Regional Office Surabaya, pelatihan fotografi produk, digital marketing, hingga optimasi e-commerce.

Inovasi tersebut tidak hanya memperluas jangkauan pasar hingga ke pasar internasional seperti Malaysia dan Hong Kong, tetapi juga berhasil menyerap delapan orang tenaga kerja dari warga sekitar.

Dalam operasional harian, Wiliyah memanfaatkan fasilitas digital perbankan BRI seperti Tabungan Simpedes, QRIS BRI, dan aplikasi BRImo.

“Manfaat yang paling terasa adalah transaksi menjadi jauh lebih mudah. Dengan BRImo dan QRIS BRI, pembayaran dari pelanggan jadi lebih praktis dan efisien,” jelas Wiliyah.

Baca Juga: Bawa Cita Rasa Sumatera Utara ke Singapura, Sambal Quinn Kitchen Binaan BRI Dilirik Pasar Dunia

Sementara itu, Corporate Secretary BRI, Dhanny menuturkan, kisah sukses PT WWA Andik Sukses merupakan cerminan nyata dari efektivitas ekosistem pemberdayaan terpadu milik BRI.

“BRI meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggung perekonomian nasional sekaligus motor penggerak ekonomi kerakyatan," jelasnya. 

"Melalui Rumah BUMN, BRI terus menghadirkan ekosistem pemberdayaan yang komprehensif, mulai dari peningkatan kapasitas usaha, penguatan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga akselerasi digitalisasi bisnis,” imbuh Dhanny.

Ia menambahkan, keberhasilan UMKM bertransformasi dari skala rumahan menjadi pemain ekspor menunjukkan tingginya daya saing produk lokal di kancah internasional.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ungkap Potensi Bank Emas, BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem

“Dari usaha yang dirintis dari rumah hingga mampu menembus pasar internasional, kisah ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang," terang Dhanny. 

BRI akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi UMKM agar semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : BRI
BRI ekonomi kerakyatan BBRI umkm