Pemberdayaan UMKM Pelosok, Klasterku Hidupku BRI Pacu Pengolahan Ikan Kering Sorong Kian Naik Kelas

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:23 WIB
Nursia, pelaku usaha olahan ikan kering yang mendapat binaan BRI melalui
Nursia, pelaku usaha olahan ikan kering di Sorong yang mendapat binaan BRI melalui 'Klasterku Hidupku'.

 

RADARSOLO.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus merealisasikan baktinya dalam membina serta mendongkrak daya saing sektor UMKM di berbagai sudut penjuru Tanah Air. 

Komitmen ini salah satunya dibuktikan BRI Unit Dofior di Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang konsisten memberikan pembinaan bagi Nursia.

Nursia adalah pelaku usaha olahan ikan kering, melalui inisiatif 'Klasterku Hidupku' guna mengeskalasi kapasitas bisnis dan jangkauan pasar usahanya.

Baca Juga: Dari Konter Pulsa Hingga Raih Hadiah Mobil, Kisah Narsun BRILink Agen 'Juragan' Asal Bandung

​Perjalanan Nursia mengarungi bisnis pengolahan ikan kering ini sudah dimulai sejak tahun 2017 silam. 

Didorong oleh tekad kuat untuk memperbaiki taraf ekonomi keluarga, ia menyisihkan modal secara bertahap sampai akhirnya mantap mendirikan usaha mandirinya.

​Akan tetapi, dinamika yang dialami Nursia tidaklah selalu berjalan mulus. 

Baca Juga: Perkuat Potensi Lokal, BRI Terjunkan Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa BRILiaN Sanur Kaja Bali

Tingginya ketergantungan pada ketersediaan komoditas laut membuat volume produksinya terombang-ambing oleh cuaca laut serta hasil tangkapan nelayan. 

Di lain sisi, fluktuasi harga pasaran ikan dan pergerakan tingkat permintaan konsumen turut memengaruhi omzet usahanya. 

“Penjualan tiap bulan selalu fluktuatif. Kendati begitu, kami pantang menyerah dan terus berupaya bertahan,” tutur Nursia.

Menghadapi situasi tersebut, kecukupan modal kerja menjadi aspek krusial demi menjaga kelangsungan operasional usahanya. 

“Saat pertama kali merintis, saya memerlukan modal Rp10 juta sampai Rp15 juta untuk belanja pasokan ikan segar. Keterbatasan modal ini akhirnya menemui titik terang di tahun yang sama, saat saya mendapatkan fasilitas pembiayaan dari BRI,” ungkapnya.

​Nursia menambahkan, jalinan kemitraannya dengan pihak perbankan tidak cuma sebatas urusan kredit semata. 

Baca Juga: Komitmen Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana

Berkat bimbingan intensif dari Mantri BRI, ia bersama rekan-rekan sesama pedagang ikan di area Jembatan Puri tergerak untuk menghimpun diri dalam Klaster BRI Penjual Ikan Jembatan Puri Sorong lewat naungan program Klasterku Hidupku.

​Hadirnya wadah komunal ini membuat para pengusaha lokal tidak lagi memikul berbagai kendala secara individu. 

Kelompok klaster ini menjadi ajang diskusi untuk saling menukar informasi, membedah hambatan operasional, hingga merumuskan solusi bersama. 

Baca Juga: Bekali PMI Keterampilan Wirausaha, BRI Peduli Luncurkan Program Entrepreneur Academy di Taiwan

Para pelaku usaha juga dibekali pelatihan mengenai pengembangan merek (branding), teknik pengemasan produk (packaging), strategi pemasaran.

Serta diberi kesempatan memamerkan produk mereka di ajang pameran UMKM BRI guna memperluas eksposur pasar.

​Menurut Nursia, keputusan bergabung dalam klaster menjadi momentum penting bagi lompatan bisnisnya. 

 

"Bukan sekadar memperoleh kucuran permodalan, saya pun mendapatkan pendampingan terarah untuk menggenjot kapasitas produksi sekaligus menjaga kontinuitas usaha,” jelas Nursia.

​Satu hal yang paling berkesan bagi Nursia sepanjang bermitra dengan BRI adalah dedikasi serta keramahan para Mantri BRI. 

“Sejak awal bergabung, Mantri BRI sangat ramah dan hal yang paling membekas bagi saya adalah kesabaran para petugas dalam membantu mengatasi kendala administratif dan melengkapi persyaratan yang belum dipahami,” ucapnya. 

Baca Juga: Unggul di Sistem Pembayaran Digital, BRI Borong 8 Penghargaan PRIMA Awards 2026

​Sinergi dan bimbingan yang berkelanjutan tersebut memicu rasa dihargai pada diri Nursia, tak sekadar diposisikan sebagai nasabah, melainkan sebagai mitra bisnis yang bertumbuh bersama BRI. 

Dia juga dibimbing tentang cara berjualan secara online dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

​“Pencapaian yang paling kami syukuri adalah dapat membayar kewajiban kepada bank tepat waktu setiap bulan tanpa catatan kredit bermasalah. Kebutuhan rumah tangga tetap terpenuhi dan modal usaha juga tetap terjaga,” ujar Nursia.

Baca Juga: Dari Usaha Rumahan, Keripik Pisang Visang Binaan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menyampaikan bahwa BRI terus memperkuat ekosistem pemberdayaan untuk membantu UMKM memperoleh dukungan finansial.

Serta meningkatkan kemampuan usaha, dan memperluas akses pasar. Pendekatan tersebut dijalankan melalui berbagai inisiatif, termasuk Klasterku Hidupku.

“BRI berkomitmen melakukan pemberdayaan UMKM secara menyeluruh melalui sinergi dukungan modal, penguatan modal sosial, dan transformasi digital sebagai solusi perluasan akses pasar," papar Akhmad.

 

Melalui pendekatan tersebut, lanjut dia, BRI berkomitmen mendampingi UMKM Indonesia agar semakin tangguh, adaptif, dan mampu naik kelas secara berkelanjutan.

Editor : Syahaamah Fikria
BRI BBRI Klasterku Hidupku Pemberdayaan UMKM