RADARSOLO.COM-Menjaga tradisi kuliner lokal sekaligus menopang ekonomi keluarga terus dilakoni oleh Sugi Wahyuni, pemilik usaha mikro Olahan Terasi Kumbe asal Kampung Kumbe, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan.
Melanjutkan usaha warisan keluarga sejak tahun 1992 dari sang bapak mertua, Sugi konsisten menjaga cita rasa khas Terasi Kumbe tanpa bahan pewarna maupun pengawet buatan.
"Terasi asli Kumbe itu tidak ada bahan campuran lain. Cuma udang rebon, udang halus, sama garam saja," ungkap Sugi Wahyuni.
Baca Juga: Pemberdayaan UMKM Pelosok, Klasterku Hidupku BRI Pacu Pengolahan Ikan Kering Sorong Kian Naik Kelas
Kualitas rasa murni tersebut membuat Terasi Kumbe tidak hanya diminati warga Merauke, tetapi juga rutin dibawa konsumen ke Tanah Merah, Boven Digoel, Makassar, hingga ke Pulau Jawa.
Meskipun demikian, ketergantungan pada pasokan udang rebon musiman menjadi tantangan tersendiri.
Guna mengamankan stok bahan baku saat musim panen udang Tiba, peran dukungan permodalan BRI mulai masuk sejak tahun 2017 melalui pendampingan Mantri BRI.
"Alhamdulillah bisa berjalan baik. Ibaratnya kan sudah ditolong," kata Sugi.
Selain digunakan untuk memborong stok udang rebon, pembiayaan dari BRI juga dimanfaatkan Sugi untuk membeli sebidang tanah yang ditanami sirih guna memperkuat aset produktif usahanya secara berkelanjutan.
Pendekatan BRI tidak berhenti pada sektor pembiayaan semata, melainkan diperkuat melalui pendekatan klaster usaha guna membangun ekosistem bisnis yang mempertemukan pelaku usaha dengan potensi pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Dari Konter Pulsa Hingga Raih Hadiah Mobil, Kisah Narsun BRILink Agen 'Juragan' Asal Bandung
Reputasi dan konsistensi Sugi dalam menjaga kualitas Terasi Kumbe membuatnya dipercaya oleh Dinas Perikanan setempat untuk menjadi narasumber pelatihan pembuatan terasi bagi masyarakat di kawasan terpencil seperti Tabonji.
"Saya tidak pernah merasa menggurui. Bagi saya, seandainya saya bisa bermanfaat ya akan saya lakukan. Seperti BRI membantu saya, ya saya akan memberikan dukungan ke sesama pelaku usaha, selama itu memang benar bermanfaat," tutur Sugi.
Secara terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny menegaskan komitmen perseroan dalam mendampingi pelaku usaha mikro agar dapat tumbuh secara mandiri dan memberi dampak sosial.
Baca Juga: Waspada Penipuan Modus Keuntungan Tinggi, BRI Bagikan Tips Terhindar dari Penipuan Investasi
“BRI percaya bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi Indonesia. Karena itu, kami terus mendorong agar pelaku usaha tidak hanya mampu bertahan dan berkembang, tetapi juga memiliki kapasitas untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan dan komunitas di sekitarnya,” pangkas Dhanny. (wa)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : BRI