Tengkleng Bakar Bambu Kreasi The Sunan Hotel Solo, Cita Rasanya Lebih Nendang

Alfida Nurcholisah • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 15:26 WIB
Tengkleng bakar bambu kreasi The Sunan Hotel Solo. (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)
Tengkleng bakar bambu kreasi The Sunan Hotel Solo. (Alfida Nurcholisah/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM - Jalan-jalan ke Kota Solo kurang lengkap jika belum mencicipi kelezatan tengkleng kambing.

Cita rasanya yang otentik bikin ketagihan.

Tak mengherankan kuliner khas Kota Bengawan ini jadi buruan.

Inilah yang mendasari The Sunan Hotel Solo membuat kreasi menu tengkleng.

Berupa tengkleng bakar bambu, yang memadukan cita rasa kuliner tradisional Solo dengan penyajian lebih modern.

Baca Juga: Perangi Bank Plecit, BPR BKK Karangmalang Sragen Gulirkan Kredit Bunga 0 Persen

Executive Chef The Sunan Hotel Solo Himawan menjelaskan, menu tengkleng jadi salah satu andalan selama September ini, karena ceruk pasarnya menjanjikan.

Inovasi dilakukan, dengan menggunakan bambu petung sebagai media pembakaran.

“Tengkleng itu pasarnya banyak di Solo. Kami pilih bambu, karena ketika dibakar akan mengeluarkan flavor dan aroma khas. Sehingga cita rasanya lebih terasa,” kata Himawan saat breakfast meeting di Narendra Restaurant, Rabu (9/9).

General Manager The Sunan Hotel Solo R.M. Azmi menambahkan, inovasi kuliner tersebut akan memberikan pengalaman berbeda bagi tamu.

Selain tengkleng bakar bambu, juga mengenalkan menu The Perfect Pair. Berupa Lemon Pound Cake yang dipadukan dengan The Sunan Chocolate Blond.

“Selain itu kami juga sediakan welcome drink dari bunga telang. Kami ingin tamu Narendra restaurant mencicipi minuman yang berkhasiat,” ujarnya.

Selain di Narendra Restaurant, The Sunan Hotel Solo juga memiliki spot nongkrong baru dengan tema wedangan. Berbagai kuliner khas tradisional disajikan setiap sore hingga malam hari di area kolam renang.

Baca Juga: Jangan Sampai Ketinggalan! Rekrutmen KAI Group 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Posisi yang Tersedia

"Market Kota Solo ini suka dengan konsep outdoor. Maka kami sediakan wedangan, yang juga simbol kuliner di Solo Raya. Cita rasa tradisional kami padukan dengan gerobak wedangan dan konsep estetik," imbuhnya.

Selain itu, juga dikembangkan program wellness melalui Sunan Wellness Series. Program ini diawali dengan Sunan Hatha Yoga yang dijadwalkan pada 27 September.

“Wellness tidak hanya kesehatan tubuh dan pikiran, tetapi juga menciptakan lingkungan yang nyaman. Tetapi harus sesuatu yang berkelanjutan. Nanti akan kami adakan berbagai kegiatan wellness lainnya,” bebernya. 

Melalui rangkaian culinary dan wellness experience tersebut, The Sunan Hotel Solo berupaya menghadirkan pengalaman hospitality yang berkarakter, dekat dengan kekayaan lokal Solo, sekaligus relevan dengan gaya hidup masyarakat saat ini. (alf/fer)

Editor : fery ardi susanto
Sumber : Radar Solo
tengkleng bakar bambu The Sunan Hotel Solo tengkleng kambing