Borobudur Saksi Ati diciptakan oleh Dahlan Efendi alias Lek Dahlan. Video klip lagu yang bercerita tentang patah hati ini mengambil latar eksotisnya Candi Borobudur yang sudah diakui UNESCO sebagai World Cultural Heritage.
"Lewat lagu Borobudur Saksi Ati, saya ingin memperkenalkan ini loh kekayaan kita, betapa megahnya Candi Borobudur, peninggalan sejarah yang kita pun harus ikut andil dalam melestarikannya," tutur Woro, Kamis (28/10).
Ya, Candi Borobudur memang menjadi salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Saat ini, upaya pengembangan Candi Borobudur dan sekitarnya masih terus dilakukan.
Dengan perilisan lagu ini, Woro sekaligus ingin membuktikan di tengah pandemi Covid-19, dia sebagai musisi muda tetap memiliki semangat untuk berkreasi dan berkarya. Dia pun mengajak seniman maupun musisi lain agar tak patah semangat.
Menurut Woro, meski tak bisa manggung seperti sebelumnya, bukan berarti harus meratap diri dan putus asa. Banyak peluang dan kesempatan yang bisa dicoba untuk tetap eksis dalam berkreasi.
"Meski masih pandemi, ayo kawan-kawan, kita tetep bisa eksis kok. Apalagi pak gubernur kita, Pak Ganjar juga begitu mendukung seniman dan memberi ruang untuk berkreasi. Seperti yang belum lama ini dilakukan lewat Lapak Ganjar Musik," papar Woro.
Lapak Ganjar Musik merupakan gebrakan baru dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk turut mempromosikan karya musisi lokal. Hal ini terinspirasi dari situasi pandemi yang membuat para pelaku seni tak bisa lagi manggung seperti biasa. Ganjar mendorong para musisi lokal untuk bisa dan mampu bangkit, beralih ke media digital untuk memasarkan karya.
Sementara itu, Lek Dahlan menceritakan, dia memang terinspirasi dari kemegahan Candi Borobudur saat menciptakan lagu Borobudur Saksi Ati. Itu terlihat dari lirik-lirik lagu yang dia ciptakan maupun latar video klip lagu tersebut.
"Liriknya kan 'Aku kuat koyo candi'. Nah ini menginspirasi saya. Kita punya Candi Borobudur. Kemegahan arsitektur dan keindahan pemandangan ini yang luar biasa," kata musisi lokal asal Ngawi, Jawa Timur itu.
Selain berkarya, pencipta lagu Los Dol itu berharap lagu baru ciptaannya ini dapat diterima masyarakat sekaligus turut membantu pemerintah mengenalkan Candi Borobudur sebagai salah satu objek wisata unggulan Tanah Air. (bay/ria)
Editor : Syahaamah Fikria