Ikan air tawar asli India ini merupakan schooling fish yang bisa tumbuh hingga 11-15 sentimeter, sehingga perlu akuarium cukup luas untuk memeliharanya.
Deo Rizky, salah seorang pedagang ikan hias menjelaskan, karakter puntius adalah bergerombol. Dengan warna mencolok pada bagian tubuhnya, ikan ini makin digandrungi pecinta ikan hias.
"Habitatnya di aliran sungai berarus atau kolam-kolam dengan banyak vegetasi yang kaya kadar oksigen. Jadi ikan ini cocok untuk aquascape," ujarnya.
Melihat ukurannya yang tidak kecil, serta pola hidup bergerombol, maka perlu area yang luas agar ikan ini nyaman dan bisa berenang dengan leluasa. Para keeper ikan puntius biasanya memilih akuarium di atas 1 meter agar memiliki banyak ruang untuk dijelajahi.
"Bentuk badannya runcing seperti torpedo, karena itu dia perenang yang lincah. Makanya perlu akuarium ukuran besar karena butuh area yang luar untuk berenang. Manfaatnya, bisa digabung dengan ikan lain yang berukuran besar, sehingga lebih enak dipandang,” beber pemilik toko ikan hias di Pasar Depok itu.
Spesies ikan wader asli India ini memiliki warna keemasan pada tubuh bagian atas dan warna putih terang pada bagian perut yang dipisahkan garis hitam membentang dari mata hingga pangkal ekor.
Yang mencolok dari ikan ini adalah variasi garis merah menyala pada bagian mata dan memanjang hingga perut bagian tengah, serta warna merah terang pada ujung sirip punggungnya.
Kontruksi warna merah ini akan makin terlihat dan kontras seiring bertambahnya usia si ikan. "Ikan pontius ini omnivore. Kadang tumbuhan air yang memgambang juga mau, pakan pelet juga mau, pakan hidup pun mau. Misalnya ulat kandang atau cacing sutra. Ini tidak berpengaruh pada warna. Secara alami warnanya akan makin terlihat saat bertambah dewasa," urai Deo.
Jika sudah memahami karakter utama dan cara pemeliharaan, merawat puntius denisoni bukanlah hal yang sulit dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga kualitas air agar tidak mudah terkena penyakit kutu, jamur, dan lainnya.
Saat ini, sudah banyak peternak lokal sehingga puntius mudah beradaptasi. Soal harga, ukuran 5 sentimeter dibanderol Rp 6.000-Rp 7.000 per ekor. Ukuran 10 sentimeter ke atas bisa sampai Rp 20 ribu per ekor. (ves/wa) Editor : Damianus Bram