Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Menggaet 21 Band Lokal, UKM Band ISI Surakarta Sukses Gelar 'Ultimatum Vol.02' 

Damianus Bram • Senin, 25 September 2023 | 19:05 WIB
Penampilan salah satu band dalam ajang Ultimatum Vol 02 yang digelar UKM ISI Surakarta di lapangan basket kampus setempat, Sabtu, (23/9).
Penampilan salah satu band dalam ajang Ultimatum Vol 02 yang digelar UKM ISI Surakarta di lapangan basket kampus setempat, Sabtu, (23/9).

RADARSOLO.COM - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Band ISI Surakarta menggelar konser band bertajuk “Ultimatum Vol.02” di Lapangan Basket Kampus 1 ISI Surakarta, Sabtu (23/9) kemarin.

Event ini merupakan ruang yang disiapkan oleh UKM Band ISI Surakarta bagi para band lokal untuk mengekspresikan bakat musiknya.

Ultimatum Vol.02 yang menampilkan 21 band ini diselenggarakan selama 2 babak pada hari yang sama yakni siang dan malam. Band musik yang menjadi pengisi acara babak pertama antara lain The Tringroad, GERGAJI, KERI, Museum Death, The Duchamps, JADED, Tropical Bloom, The Trolls, Blavatsky, Crist Us, dan Bilal. Sedangkan pada babak kedua terdapat Mcb, Saibaba, The Skit [Diamuk Massa], Fazzover, Goon, Lot, Shipgate, Catwari, Pvrplehaze, dan Punkuanibu.

Salah satu panitia Ultimatum Vol.02, Dwi Julian P mengatakan bahwa acara ini berjalan dengan lancar dengan dukungan para penonton yang sangat antusias untuk menonton band kesukaannya.

"Ada banyak penonton yang membeli tiket secara online sebelum acara dimulai. Ada pula sekitar 150 buah tiket habis terjual secara langsung di tempat. Bahkan terdapat beberapa penonton yang sudah sampai ke lokasi acara tetapi tidak dapat masuk karena tiket habis serta adanya pembatasan jam masuk penonton yakni jam 10 malam," jelas Dwi Julian.

Penonton merasa sangat puas dengan acara tersebut karena mereka bisa melakukan aksi seperti Crowd Surfing (berselancar di atas keramaian penonton, red) dan Moshing yaitu menari-nari, mendorong, membentur, hingga berputar-putar di antara penonton. Hal ini merupakan sesuatu yang yang kerap dijumpai pada saat menyaksikan konser musik yang bergenre keras.

Ultimatum yang sebagian besar dihadiri oleh band bergenre musik keras sebelumnya sudah pernah diselenggarakan pada tahun 2022 dan mendapatkan antusias luar biasa dari para penikmat musik. Walaupun sempat terdapat beberapa kendala, namun Dwi beserta panitia lainnya berusaha semaksimal mungkin untuk mengantisipasi hal tersebut.  Salah satunya dengan menjalin kerjasama dengan tim keamanan kampus untuk meningkatkan keamanan serta menjaring massa yang datang dengan sistem ticketing.

Salah satu pendiri Ultimatum pertama kali, yakni Kemal Fadhillah mengatakan bahwa acara ini pada awalnya juga ingin menyajikan sebuah pameran seni, namun karena keterbatasan yang ada membuat Ultimatum akhirnya fokus pada eksplorasi band-band lokal terutama dari mahasiswa ISI Surakarta.

Kemal mengatakan Ultimatum sangat digemari dan ditunggu-tunggu oleh para penonton. Bahkan pada penyelenggaraannya pertama kali terdapat sekitar 500 penonton yang hadir. Tak hanya itu, Kemal juga melontarkan harapannya kepada Ultimatum selanjutnya agar bisa mengeksplor lebih banyak band-band musik lokal serta lebih menjaga ketertiban dalam proses jalannya acara. (mg24/dam)

Editor : Damianus Bram
#Ultimatum Vol 02 #pertunjukan musik #isi surakarta #konser band