RADARSOLO.COM - Cristalino David Ozora, korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo yang mengalami koma dan cedera otak serius, akhirnya muncul di publik degan kondisi tampak lebih sehat.
Kasus penganiayaan David Ozora, yang dilakukan anak eks pejabat Dirjen Pajak Kemenkeu itu sempat menghebohkan publik, tahun lalu.
Bahkan, pasca kejadian itu, ayah Mario Dandy Satriyo, Rafael Alun Trisambodo serta keluarga terseret kasus korupsi berupa penerimaan gratifikasi.
Di mana kini Rafael Alun Trisambodo telah divonis 14 tahun penjara.
Teranyar ini, David Ozora muncul dalam podcast bersama artis Onadio Lenardo alias Onad, yang videonya diunggah Kamis (18/1).
Pada penampilannya kali ini, David Ozora memang tampak jauh lebih sehat.
Dia bisa duduk dengan tegap, dan tubuhnya tampak lebih berisi.
Sekilas, dia tak seperti orang yang baru sembuh dari koma selama berbulan-bulan.
Padahal sebelumnya, korban penganiayaan anak eks pejabat Dirjen Pajak Kemenkeu itu, sungguh sangat memprihatinkan.
Dia koma hingga beberapa waktu karena mengalami kerusakan pada otak.
Begitu sadar pun, dia masih kesulitan untuk berjalan, makan, apalagi beraktivitas normal seperti saat masih sehat.
Hebatnya lagi, David Ozora kini ternyata juga sudah bisa berjalan dan berbicara layaknya orang dewasa pada umumnya.
Ini tampak berbeda dari kabar sebelumnya yang menyebutkan bahwa cedera serius Dazid Ozora akan membuatnya kesulitan untuk kembali menjadi normal. Dan akan seperti anak usia 8 tahun.
Namun demikian, saat mulai mengobrol, David mengakui bahwa dirinya masih mengalami beberapa kesulitan.
Misalnya soal berbicara hingga mencerna sebuah informasi yang masih agak belum lancar.
“Ini sorry ya kalo gua ngomongnya agak belibet, after koma, efek koma itu,” kata David, dikutip dari kanal YouTube The Leonardo’s, Jumat (19/1).
Saat ditanya soal kondisi fisiknya, David mengatakan belum sembuh total.
Namun, diakui dia, kondisinya jauh lebih baik setelah melewati sejumlah terapi.
“Bisa dibilang begitu (sembuh dari koma), mungkin masih 70 persen,” jawabnya.
Dalam podcast itu, David Ozora pun secara terbuka menjelaskan tentang apa yang dialaminya sebelum dan saat insiden penganiyaan oleh Mario Dandy Satriyo.
Diketahui, penganiayaan Cristalino David Ozora oleh Mario Dandy Satriyo terjadi pada Februari 2023 lalu.
Dipicu oleh masalah asmara.
Penganiayaan sadis itu membua David Ozora koma hingga beberapa bulan.
Dia didiagnosis mengalami kerusakan pada otak, yakni adanya gejala diffuse axonal injury stage 2.
Di mana saat itu disebutkan, David Ozora akan mengalami kemunduran intelektual dengan kondisi setara dengan anak usia 8 tahun.
“Kemunduran perkembangan sosial emosional. Kemunduran intelektual,” kata ayah David, Jonathan melalui akun media sosial X-nya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria