RADARSOLO.COM - Melonjaknya fenomena demam berdarah dengue (DBD) di Kota Solo saat ini, membuat masyarakat mulai waswas.
Genangan air di sekitar rumah berpotensi jadi media perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.
Nah, beberapa jenis ikan hias mampu membasmi jentik nyamuk. Salah satunya ikan molly atau platy.
Bagi para pehobi ikan hias, mereka tidak khawatir lingkungannya terjangkiti DBD. Karena mereka punya cara ampuh menangkalnya.
Yakni dengan memelihara sejumlah ikan pembasmi jentik nyamuk. Salah satunya ikan Molly atau platy.
Ikan molly merupakan kerabat dekat dari ikan guppy. Diklaim sebagai salah satu varian pembasmi jentik nyamuk yang ampuh.
Selain harganya murah, ikan hias berukuran kecil ini memiliki nafsu makan yang sangat besar.
“Jadi makanan alaminya salah satunya jentik nyamuk. Jadi cocok mmelihara ikan molly di kolam. Selain untuk hiburan, juga bisa kendalikan nyamuk,” kata pehobi ikan hias Joko Sulistiawan, warga Kartasura, Sukoharjo ini kepada Jawa Pos Radar Solo.
Selama ini, pria yang akrab disapa Sulis tersebut cukup selektif dalam memilih varian ikan hias. Pengetahuan ini didapat dari referensi membaca artikel seputar ikan hias.
“Memang ada beberapa jenis ikan yang makanan alaminya jentik nyamuk. Jadi tepat sekali dipelihara untuk membasmi jentik nyamuk di musim penghujan seperti sekarang ini,” bebernya.
Jenis lainnya adalah ikan cupang. Ikan air tawar yang sempat booming di era 2000-an ini masih banyak diminati pehobi. Juga ampuh membasmi jentik nyamuk.
“Pehobi ikan cupang pasti sudah terbiasa memberi pakan jentik nyamuk. Jadi kalau masyarakat kolamnya dari jentik dan telur nyamuk, alternatifnya memelihara cupang,” imbuh Sulis.
Selanjutnya ikan guppy. Masih memiliki kekerabatan dengan ikan cere atau cetul. Bedanya, guppy dikembangbiakkan dengan selektif.
Sehingga muncul berbagai varian indah, yang sampai dibawa ke ranah kontes. Secara alamiah, guppy juga terbukti mampu mengendalikan perkembangbiakan nyamuk.
“Saya pernah baca artikel, ikan guppy awalnya masuk ke Indonesia sebagai ikan hias akuarium. Asalnya dari Amerika Selatan," kata Sulis.
"Tapi akhirnya dilepas ke perairan bebas untuk mengendalikan nyamuk penyebab malaria. Jadi bisa dibilang ikan ini efektif membasmi jentik nyamuk,” imbuhnya.
Berikutnya ikan terta. Selain harganya bersahabat, juga dikenal “bandel” dan tahan banting. Sehingga mudah untuk dipelihara.
“Kalau ikan tetra khusus membasmi jentik nyamuk, cari yang varian biasa saja. Makanan alaminya juga jentik nyamuk. Tapi kalau macu cari untuk hiasan, sebaiknya beli yang varian tetra glow,” bebernya.
Terakhir, ikan nila merah. Juga terbukti efektif membasmi jentik nyamuk. Hanya saja, jenis ini harus ditempatkan di kolam yang ukurannya agak besar. Karena pertumbuhan ikan sangat besar hingga siap konsumsi.
“Kalau saya belum pernah coba ikan nila buat membasmi jentik nyamuk. Tapi kalau kolamnya besar, cocok untuk dipelihara. Karena biasanya kolam yang ada nila merahnya, pasti bebas dari jentik nyamuk,” jelas Sulis. (ves/fer)
Editor : Damianus Bram