Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bantah Kena Cancel Culture, Raffi Ahmad Sebut Follower Berkurang karena Suka Bersih-bersih Instagram

Syahaamah Fikria • Selasa, 27 Agustus 2024 | 05:20 WIB
Potret Raffi Ahmad bersama Gibran Rakabuming Raka dan Zulkifli Hasan.
Potret Raffi Ahmad bersama Gibran Rakabuming Raka dan Zulkifli Hasan.

RADARSOLO.COM - Raffi Ahmad hadapi ancaman cancel culture karena dinilai tak bersama masyarakat dalam memperjuangkan penolakan revisi UU Pilkada.

Raffi Ahmad dianggap jadi salah satu influencer yang tidak pro rakyat.

Sebab, ketika masyarakat tengah berjuang dan menggelar demo menolak revisi UU Pilkada, Raffi malah menemani Gibran Rakabuming Raka dan Zulkifli Hasan di Bandung.

Sehingga dia dinilai sebagi sosok influencer yang hanya tunduk pada pemerintah.

Sikap Raffi ini membuat masyarakat, terutama netizen geram.

Ajakan untuk melakukan cancel culture, seperti unfollow dan boikot Raffi Ahmad pun ramai bermunculan.

Postingannya di Instagram yang menyatakan dukungan pribadi atas putusan MK soal aturan Pilkada 2024 pun tak membuat netizen trenyuh.

Atas situasi ini, Raffi menyatakan menyadari atas ancaman cancel culture kepadanya.

"Aku sangat memahami dengan aku punya followers terbanyak di Asia Tenggara, di dunia nomor 55, dari 70 juta followers ini pasti ada yang suka, ada yang nggak suka, ada yang robot, ada yang tidak," kata Raffi Ahmad dalam salah satu acara di stasiun televisi, Senin (26/8).

Dia pun mengatakan jika pasti ada penyusup di Instagram-nya. Dengan berpura-pura menjadi fans dan mem-follow Instagram-nya, padahal orang itu adalah hater.

"Di dalamnya juga ada penyusup yang tidak suka sama aku, mau menjatuhkan aku. Apapun itu aku harus hati-hati," ujar suami Nagita Slavina itu.

Raffi Ahmad juga mengatakan jika dia sudah terbiasa dengan tuduhan-tuduhan.

"Dulu disebut pencucian uang, sekarang nggak pro rakyat, digosipin ini, ini udah biasa," kata dia.

Lantas, apakah jumlah followers-nya yang berkurang itu adalah tanda jika dia sudah mulai kena cancel culture?

Raffi Ahmad punya jawaban tersendiri atas fenomena itu.

Bos RANS Entertainment itu berdalih dia memang suka melakukan bersih-bersih follower.

Menurut dia, hal itu biasa dilakukan untuk membersihkan akun Instagram-nya.(ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#nagita slavina #cancel culture #boikot #putusan mk #revisi uu pilkada #raffi ahmad #follower