Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Cinta Tak Seindah Drama Korea: Ernest Prakasa Akui Ini Tentang Kisah Persahabatan, Plot Twist, dan Hadirnya Cerita Penuh Kejutan Ala Drakor

Antonius Christian • Rabu, 4 Desember 2024 | 16:15 WIB
Poster Cinta Tak Seindah Drama Korea
Poster Cinta Tak Seindah Drama Korea

RADARSOLO.COM – Rumah produksi Imajinari kembali menghadirkan karya terbaru, Cinta Tak Seindah Drama Korea (CTSDK). Ini adalah sebuah film bergenre romantis komedi (romcom) yang disutradarai oleh Meira Anastasia.

Film ini diproduksi oleh Ernest Prakasa dan Dipa Andika, dan dijadwalkan tayang serentak di bioskop mulai 5 Desember 2024. Dalam acara promosi yang digelar di Solo Square, para pemain serta tim produksi berbagi cerita menarik seputar film ini.

Sang produser Ernest Prakasa menjelaskan bahwa film ini mengisahkan persahabatan tiga perempuan yang menghadapi konflik hidup masing-masing.

"Cerita berfokus pada Dhea (Lutesha), yang mendapat hadiah perjalanan ke Seoul dari kekasihnya, Bimo (Ganindra Bimo). Ia mengajak dua sahabatnya, Kikan (Dea Panendra) dan Tara (Anya Geraldine)," ungkap Ernest.

"Namun, di Seoul, Dhea tak sengaja bertemu cinta pertamanya, Julian (Jerome Kurnia), yang memicu serangkaian peristiwa mengejutkan," tutur Ernest.

Menurut Ernest, film ini menggabungkan unsur khas drama Korea dengan cerita yang relevan bagi penonton Indonesia. Meira Anastasia, sang penulis dan sutradara, membawa sentuhan drakor yang menjadi ciri khasnya ke dalam film ini.

"Meira sangat mencintai drama Korea, jadi Anda akan merasakan atmosfer yang familiar dengan drakor dalam film ini," tambah Ernest.

Proses produksi film ini berlangsung selama dua bulan, dengan tiga minggu pengambilan gambar di Korea Selatan. Ernest mengungkapkan bahwa pengalaman syuting di luar negeri sangat lancar, meskipun ada tantangan terkait cuaca.

"Kami sempat khawatir soal perizinan di Korea Selatan, tapi semuanya berjalan mulus. Tantangan terbesar justru cuaca dingin yang kontras dengan Indonesia," ungkapnya.

Lokasi syuting dipilih dengan cermat, menampilkan latar yang sering muncul di drama Korea populer untuk memberikan pengalaman visual otentik kepada penonton.
"Kami ingin menghadirkan sensasi seperti sedang menonton drakor, lengkap dengan lanskap indah dan suasana khas Korea Selatan," tambah Ernest.

Ernest juga menjanjikan alur cerita yang tidak terduga, terutama di bagian klimaks.

"Ada plot twist besar yang tentu tidak bisa saya bocorkan sekarang. Film ini bukan hanya tentang perjalanan ke Seoul, tetapi juga pencarian jati diri dan dinamika hubungan yang kompleks," ucapnya.

Sementara itu, Dea Panendra, pemeran Kikan, mengatakan bahwa film ini menawarkan karakter yang mendalam dengan konflik yang realistis.

"Setiap tokoh punya ceritanya sendiri. Penonton akan menemukan tema persahabatan, cinta segitiga, dan drama keluarga, semua dibalut dengan sentuhan humor," ujar Dea.

Ganindra Bimo, yang memerankan Bimo, mengaku mendapat tantangan besar dengan peran ini.

"Saya biasanya bermain di film aksi, jadi ini pengalaman baru. Di sini, saya menjadi sosok pria yang lembut dan romantis. Awalnya cukup sulit, tapi suasana syuting yang hangat sangat membantu saya mendalami karakter," ujar Bimo.

Film ini diperkuat dengan penampilan aktor berbakat seperti Lutesha, Anya Geraldine, Jerome Kurnia, Ganindra Bimo, Dea Panendra, serta dua aktor Korea Selatan, Sung Byoung-sook dan Jeon Jin-sik. (atn/nik)

 

Editor : Niko auglandy
#film #komedi #Cinta Tak Seindah Drama Korea #ernest prakasa #romantis