Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Profil Nurul Qomar: Komedian Legendaris yang Sukses Geluti Dunia Hiburan, Politik hingga Akademik Kini Berpulang

Syahaamah Fikria • Kamis, 9 Januari 2025 | 02:30 WIB
Nurul Qomar alias Abah Qomar.
Nurul Qomar alias Abah Qomar.

RADARSOLO.COM - Nama Nurul Qomar sudah tak asing bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi penggemar humor khas grup lawak.

Dikenal dengan nama panggung Abah Qomar atau hanya Qomar, ia adalah sosok multitalenta yang berkiprah sebagai pelawak, politikus, dan akademisi.

Sayangnya, pada 8 Januari 2025, Qomar berpulang akibat kanker usus besar yang dideritanya sejak beberapa tahun terakhir.

Profil dan Perjalanan Hidup

Nurul Qomar lahir di Jakarta pada 11 Maret 1960, dari pasangan KH Achmad Yusri dan Siti Choridah.

Ia merupakan anak pertama dari tujuh bersaudara dalam keluarga besar dengan akar Sunda yang kuat.

Ibunya berasal dari Desa Sindang, Indramayu. Sedangkan sang ayah berasal dari Desa Ciekek, Pandeglang, Banten.

Meski lahir di ibu kota, jejak kehidupan Qomar banyak diwarnai oleh nilai-nilai tradisional khas Sunda.

Sejak muda, Qomar telah menunjukkan bakatnya di dunia hiburan.

Bersama rekan-rekannya, Derry, Eman, dan Ginanjar, mereka membentuk grup lawak Empat Sekawan.

Empat Sekawan menjadi sangat populer melalui komedi situasi 'Lika-Liku Laki-Laki'.

Bahkan, grup ini menjadi salah satu ikon lawak Indonesia pada era 1990-an hingga awal 2000-an, dikenal dengan humor segar dan relevan.

Karier Politik dan Akademik

Tak hanya sukses sebagai pelawak, Qomar juga menapaki karier di dunia politik.

Ia menjadi anggota dewan perwakilan rakyat (DPR) RI selama dua periode, yakni dari 2004 hingga 2014, melalui Partai Demokrat.

Selama di DPR, Qomar dikenal sebagai sosok yang memperjuangkan isu-isu pendidikan dan kebudayaan.

Pada 2017, Qomar merambah dunia akademik dengan menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) di Brebes.

Namun, ia mundur dari jabatannya pada tahun yang sama untuk mengikuti kontestasi Pilkada Kabupaten Cirebon 2018 sebagai calon wakil bupati.

Sayang, langkah politiknya tidak berhasil membawa kemenangan.

Kontribusi di Dunia Hiburan

Sebagai pelawak, Qomar telah meninggalkan warisan besar.

Empat Sekawan bukan sekadar grup lawak, tapi juga simbol keakraban dan keragaman budaya Indonesia.

Penampilannya yang energik dan penuh improvisasi membuat Qomar dicintai oleh banyak kalangan.

Ia membintangi sejumlah sinetron populer, seperti 'Saras 008', 'Samson dan Dahlia', 'Para Pencari Tuhan' dan masih banyak lagi.

Sang komedian juga bermain di sejumlah judul film. Di antaranya 'Sajadah Ka'bah', 'Perfect Dream', 'Benyamin Biang Kerok' dan 'Benyamin Biang Kerok 2'.

Jejak karier di dunia hiburan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai pelaku seni serba bisa.

Perjuangan Melawan Kanker

Qomar pertama kali didiagnosis menderita kanker usus besar pada 2021, saat penyakitnya telah mencapai stadium empat.

Meski begitu, ia tetap menunjukkan semangat juang yang luar biasa.

Setelah menjalani 11 sesi kemoterapi, Qomar sempat dinyatakan sembuh pada pertengahan 2022.

Namun, pada akhir 2023, kanker tersebut kembali menyerang, menjadi ujian berat bagi dirinya dan keluarga.

Selama masa perawatan, Qomar terus berjuang melawan penyakitnya.

Istrinya, Siti Maryam, kerap memberikan dukungan penuh, meski kesehatan Qomar semakin menurun akibat efek samping kemoterapi.

Hingga akhirnya, pada Rabu (8/1/2025), sang legenda berpulang, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan penggemarnya. (ria)

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#qomar #kanker usus besar #komedian #profil #Empat Sekawan #Abah Qomar #meninggal