RADARSOLO.COM - Pasca viral video 5 menit yang bikin heboh, Salsabila Rahma alias Bu Guru Salsa telah membuat klarifikasi dan permintaan maaf. Belakangan diketahui, ternyata perempuan itu juga mendatangi kantor PGRI Jember. Ada apa?
Setelah video joget-joget tanpa busana tersebar luas dan jadi viral, Bu Guru Salsa akhirnya muncul melalui video klarifikasi.
Dalam video tersebut, dia mengaku telah lalai serta menjadi korban penipuan dari seorang pria yang dikenalnya di media sosial.
Di mana awalnya Bu Guru Salsa memang menjalin hubungan dengan pria yang mengaku sebagai pengusaha sukses di Kalimantan itu.
Hingga pada suatu hari, pria itu meminta Bu Guru Salsa untuk bisa video call dan melakukan adegan dewasa.
"Aku tidak sadar kalau ini perilaku penipuan. Percakapannya kebanyakan manipulatif dan aku pun terlena mengikuti permainannya," kata Salsa.
Perempuan yang pernah menjadi guru SD di Jember itu menyebut bahwa video pribadinya diperjualbelikan tanpa sepengetahuannya.
Hingga kemudian video dewasa itu menjadi viral. Salah satunya yang menghebohkan adalah video viral 5 menit.
Saat kasus video dewasanya mulai ramai, Bu Guru Salsa akhirnya memilih mengundurkan diri dari SD tempatnya mengajar.
Diketahui, dia bestatus sebagai guru magang di SD tersebut.
"Saya mengucapkan mohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak yang dirugikan atas kasus saya. Saya tidak akan menyebutkan instansi mana pun dalam video ini untuk kebaikan bersama," ujar Bu Guru Salsa dalam video klarifikasinya.
Bu Guru Salsa Datangi PGRI Jember
Tak berhenti pada klarifikasi di media sosial, Bu Guru Salsa ternyata juga mendatangi kantor PGRI Jember.
Tujuannya adalah meminta maaf kepada para guru karena merasa telah mencoreng nama baik profesi pendidik akibat viralnya video tersebut.
Humas PB PGRI Jember sekaligus aktivis pendidikan, Ilham Wahyudi mengatakan, pihaknya menyambut kedatangan Bu Guru Salsa.
Menurut dia, semua manusia pasti pernah melakukan kesalahan.
Dalam hal ini, pihak PGRI telah menerima permintaan maaf dari Bu Salsa.
"Tuhan saja Maha Pemaaf, maka kita juga harus memberi maaf," ujar Ilham.
Ia juga memberikan motivasi dan pesan kepada Bu Salsa agar kejadian serupa tidak terulang.
Meski sudah mengundurkan diri, PGRI tetap berupaya menengahi masalah ini agar tidak semakin berlarut-larut.
"PGRI hadir sebagai penengah agar permasalahan ini tidak berlarut-larut, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan," tambahnya.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan PGRI, Bu Guru Salsa juga berharap agar dirinya tidak lagi dikaitkan dengan instansi tempatnya pernah mengajar.
Ia meminta agar publik tidak menyerang keluarganya atas kasus ini dan bersedia menghadapi konsekuensi sendiri.
"Saya hanya ingin kehidupan saya terus berlanjut, berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, dan menjalani keseharian saya dengan normal kembali," tuturnya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria