RADARSOLO.COM - Di tahun 1988, kota kecil Bishopville, South Carolina, menjadi pusat perhatian dunia karena munculnya laporan tentang Manusia Kadal, makhluk humanoid reptil yang diduga hidup di rawa Scape Ore Swamp.
Digambarkan sebagai makhluk setinggi lebih dari 2 meter, dengan kulit bersisik hijau, mata merah menyala, dan cakar tajam, Manusia Kadal diklaim telah menyerang mobil warga dan meninggalkan jejak kaki raksasa.
Baca Juga: Legenda Cigau: Singa Emas Misterius dari Sumatra yang Hampir Menghancurkan Satu Dusun
Penampakan pertama yang dilaporkan oleh seorang remaja bernama Christopher Davis segera berkembang menjadi fenomena nasional, bahkan menarik perhatian sheriff Liston Truesdale, yang memimpin penyelidikan resmi atas insiden tersebut.
Laporan terus bermunculan, mulai dari kendaraan yang dicakar hingga kesaksian warga yang mengaku melihat sosok mengerikan di tengah rawa.
Apakah Manusia Kadal adalah spesies baru yang belum ditemukan, kesalahan identifikasi, atau sekadar mitos yang diperbesar oleh media? Artikel ini akan membahas sejarah, laporan investigasi polisi, serta kemungkinan ilmiahnya sebagai makhluk kriptid.
Laporan Pertama Manusia Kadal: Investigasi Awal Sheriff Liston Truesdale (1988)
Insiden di Rumah Keluarga Waye
Pada pagi hari 14 Juli 1988, kantor Sheriff Lee County menerima telepon aneh dari sebuah keluarga di Browntown, pinggiran Bishopville, South Carolina.
Keluarga Waye melaporkan bahwa mobil mereka, sebuah Ford LTD 1985, ditemukan dalam keadaan rusak parah setelah semalaman diparkir di bawah carport terbuka.
Saat dua deputi polisi tiba di lokasi, mereka melihat bahwa kendaraan tersebut mengalami kerusakan besar:
- Molding krom dicabik dari fender.
- Dinding samping tergores dan penyok.
- Ornamen kap mesin hancur dan antena bengkok.
Yang membuat kasus ini semakin aneh adalah ditemukannya rambut kemerahan dan jejak kaki berlumpur di sekitar mobil.
Deputi yang menangani kasus ini merasa kejadian ini tidak seperti vandalisme biasa, melainkan kemungkinan dilakukan oleh makhluk liar yang tidak biasa.
Karena keanehan ini, mereka menghubungi Sheriff Liston Truesdale, seorang penegak hukum berpengalaman sejak 1974, untuk datang ke lokasi dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Investigasi Sheriff Truesdale: Hewan atau Sesuatu yang Lain?
Ketika Sheriff Truesdale tiba di tempat kejadian, ia memeriksa mobil dan berbicara langsung dengan keluarga Waye.
Setelah mendengarkan kesaksian mereka, Truesdale merasa bahwa mereka jujur dalam laporan mereka, meskipun tetap sulit dipercaya bahwa seekor hewan bisa menyebabkan kerusakan sebesar itu pada kendaraan.
Untuk mendapatkan opini yang lebih akurat, biolog dari South Carolina’s Wildlife and Marine Resources Department dipanggil ke lokasi.
Setelah memeriksa rambut kemerahan yang ditemukan di mobil, ia menyimpulkan bahwa mungkin berasal dari rubah merah.
Namun, ia tidak bisa menjelaskan bagaimana mungkin seekor rubah dapat mencabik logam dan merusak kendaraan.
Biolog tersebut kemudian mengumpulkan sampel rambut untuk dianalisis lebih lanjut di University of Georgia.
Sementara itu, mereka juga meneliti jejak kaki yang ditemukan di sekitar lokasi, dan menyimpulkan bahwa sebagian besar berasal dari rubah.
Namun, mereka juga menemukan jejak kaki yang lebih besar sekitar 25 meter dari mobil, menuju rawa Scape Ore Swamp.
Jejak ini lebih sulit diidentifikasi dan diperkirakan milik beruang hitam, yang kadang terlihat di sekitar area tersebut.
Meski demikian, tidak semua orang setuju dengan teori ini. Seorang warga lokal bernama James Knight, yang juga memeriksa jejak kaki tersebut, merasa bahwa jejak itu lebih menyerupai langkah manusia karena tersusun dalam garis lurus seperti cara manusia berjalan, bukan seperti jejak hewan berkaki empat.
Ketidakpastian ini membuat kasus ini semakin membingungkan. Jika benar seekor rubah atau beruang yang bertanggung jawab atas kejadian ini, bagaimana mungkin hewan-hewan ini bisa menghancurkan mobil dengan cakarnya? Jika bukan hewan liar, lalu siapa (atau apa) pelakunya?
Baca Juga: Terungkap! Wujud Asli Holadeira, Monster Air Sungai Amazon yang Sempat Dikira Dinosaurus
Warga Browntown Membuka Misteri Baru: Makhluk Misterius Bermata Merah
Saat Sheriff Truesdale berusaha menenangkan kerumunan yang mulai berkumpul di lokasi kejadian, beberapa warga setempat memberi tahu dia sesuatu yang lebih mengejutkan:
Mereka telah melihat sosok makhluk aneh di sekitar komunitas Browntown.
Menurut saksi mata, makhluk tersebut:
- Tinggi sekitar 2 meter.
- Memiliki mata merah menyala.
- Tubuhnya bersisik, dengan warna hijau atau cokelat.
- Berjalan tegak seperti manusia.
Para penduduk mengaitkan makhluk ini dengan kerusakan pada mobil keluarga Waye. Mereka meyakini bahwa makhluk ini yang menyerang kendaraan tersebut.
Truesdale dan para deputinya terkejut dengan laporan ini. Apakah warga Browntown benar-benar melihat makhluk humanoid reptil, atau ini hanya histeria massal?
Baca Juga: Legenda Hidup! Hogzilla, Monster Babi yang Ternyata Benar-Benar Ada
Asal Mula Nama “Manusia Kadal”
Saat Sheriff Truesdale mencoba memahami situasi ini, ia bertemu dengan seorang pria yang dikenalnya bernama J.J.
Dalam percakapannya, Truesdale bertanya:
"J.J., apakah kamu pernah mendengar sesuatu tentang makhluk besar berwarna hijau dengan mata merah?"
J.J. langsung menjawab:
"Maksudmu, Manusia Kadal?"
Itulah pertama kalinya nama "Manusia Kadal" digunakan untuk menyebut makhluk ini.
Seorang jurnalis bernama Jan Tuten, yang saat itu sedang mengikuti Truesdale dalam investigasi, juga mendengar percakapan ini. Ia bekerja untuk The State, surat kabar terbesar di South Carolina, dan menyadari bahwa cerita ini bisa menjadi berita besar.
Baca Juga: Legenda Thunderbird: Makhluk Kriptid yang Menggetarkan Langit
Sheriff Truesdale Menyelidiki Lebih Lanjut
Meskipun skeptis, Truesdale memutuskan bahwa laporan ini harus ditindaklanjuti secara serius. Ia menginstruksikan para deputinya untuk:
- Menyebarkan pengumuman bahwa siapa pun yang memiliki informasi tentang makhluk ini bisa melapor ke kantor sheriff tanpa takut mendapat hukuman.
- Mewawancarai saksi mata yang mengaku pernah melihat makhluk ini di dekat rawa Scape Ore.
- Menunggu hasil analisis rambut dari University of Georgia.
Sayangnya, tidak ada saksi mata yang mau untuk memberikan pernyataan resmi kepada polisi, membuat investigasi menemui jalan buntu.
Baca Juga: Sasquatch: Legenda, Bukti, dan Kontroversi Makhluk Misterius Mirip Monyet Besar
Namun, segalanya berubah dua hari kemudian, pada 16 Juli 1988, ketika seorang pria datang ke kantor sheriff bersama anaknya yang berusia 17 tahun.
Remaja itu bernama Christopher Davis, dan ia mengaku mengalami sesuatu yang jauh lebih menyeramkan dari sekadar menemukan mobilnya rusak.
Kisah Christopher Davis akan disambung pada tulisan kedua tentang manusia kadal
Kesimpulan: Laporan yang Memicu Legenda Manusia Kadal
Laporan keluarga Waye tentang mobil yang dirusak makhluk misterius menjadi awal dari legenda Manusia Kadal dari Bishopville.
Awalnya, Sheriff Liston Truesdale menduga hewan liar seperti rubah atau beruang yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
Namun, semakin banyak laporan yang masuk dari warga lokal tentang makhluk reptil humanoid setinggi 2 meter, semakin besar kemungkinan bahwa ada sesuatu yang lebih dari sekadar hewan liar di Scape Ore Swamp.
Nama "Manusia Kadal" pertama kali muncul dari percakapan sederhana dengan seorang warga lokal, J.J., yang telah mendengar desas-desus tentang makhluk ini sebelumnya.
Kasus ini masih belum terselesaikan ketika Christopher Davis datang ke kantor sheriff untuk melaporkan bahwa ia telah diserang langsung oleh makhluk itu, membuka babak baru dalam penyelidikan yang akan mengguncang dunia kriptozoologi.(per)
Editor : Perdana Bayu Saputra