RADARSOLO.COM - Serial drama Malaysia bertajuk 'Bidaah', dengan sosok sentral bernama Walid Muahammad kini tengah jadi viral. Benarkah, serial yang saat ini digandrungi itu terinspirasi dari kisah nyata?
Dibintangi Riena Diana sebagai Baiduri dan Faizal Hussein sebagai Walid, 'Bidaah' mengisahkan perjuangan seorang perempuan muda yang terjebak dalam sekte bernama Jihad Ummah.
Sosok Walid dalam serial ini menuai pembicaraan hangat publik karena penggamabarannya sebagai pemimpin sekte menyimpang berkedok agama.
Sekte ini dikemas dengan wajah keagamaan yang karismatik, namun menyimpan praktik manipulatif yang menyimpang dari ajaran agama yang sesungguhnya.
Sinopsis Drama Bidaah: Sekte Berbalut Agama
Kisah dimulai saat Baiduri, atas dorongan sang ibu Kalsum (Fazlina Ahmad Daud), bergabung dengan Jihad Ummah — kelompok keagamaan eksklusif yang dipimpin oleh Walid Muhammad.
Awalnya, Baiduri menerima ajaran-ajaran yang dianggap lurus dan Islami.
Namun, seiring waktu, ia menyaksikan sendiri praktik mencurigakan seperti pernikahan spiritual (nikah batin), pemaksaan ketaatan mutlak, hingga pelecehan yang dibungkus dengan doktrin agama.
Konflik semakin memuncak saat Hambali (Fattah Amin), putra Walid yang baru kembali dari Yaman, mulai menyadari penyimpangan yang terjadi.
Bersama Baiduri, Hambali berusaha membongkar kedok sang ayah demi menyelamatkan keluarga mereka dari pengaruh sesat sekte tersebut.
Benarkah Cerita Bidaah Berdasarkan Kisah Nyata?
Menariknya, produser drama Bidaah, Erma Fatimah, menyatakan bahwa cerita yang diangkat dalam serial ini berangkat dari pengalaman pribadinya.
Dalam sebuah video yang viral di TikTok, Erma menyebut bahwa dirinya pernah menjadi bagian dari sebuah jamaah yang ternyata menyimpang dari ajaran Islam.
"Awalnya ajaran dan dzikirnya benar. Semua ilmu agamanya perfect, tiba-tiba anak-anak dalam jamaah itu satu hari salah satu anak memberi tahu saya bahwa guru di jamaah itu menidurinya," ungkap Erma.
Ia bahkan mengaku mendengar langsung pengakuan dari beberapa murid perempuan yang berusia remaja hingga awal 20-an, bahwa mereka menjadi korban dari pemimpin kelompok tersebut.
Lokasi kejadian disebut bukan di Kuala Lumpur. Namun, ia tak menyebut secara spesifik kota atau negara yang dimaksud.
Terinspirasi dari Peristiwa di Indonesia?
Seiring popularitasnya, sebagian netizen berspekulasi bahwa kisah Bidaah terinspirasi dari peristiwa serupa di Indonesia.
Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi keterkaitan cerita dengan kasus di Tanah Air.
Pernyataan Erma Fatimah yang tidak menyebut secara spesifik negara, juga memperkuat bahwa cerita ini tetap bersifat lokal dalam konteks Malaysia. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria