RADARSOLO.COM-Nama besar Slank tidak bisa dipisahkan dari peran Bunda Iffet Veceha Sidharta, ibu dari Bimbim Setiawan Almachzumi (Bimbim), yang telah berpulang pada Sabtu (26/4/2025) pukul 22.42 di usia 87 tahun.
Kepergian Bunda Iffet meninggalkan kenangan mendalam bagi keluarga, para personel Slank, dan fans setia.
Bunda Iffet bukan hanya ibu bagi Bimbim, namun juga figur penting yang memiliki peran besar dalam menyelamatkan personel Slank dari jerat narkotika.
Pada 8 Februari 2000, di Potlot 14, Bunda Iffet memainkan peran kunci dalam momen bersejarah Slank, yakni “Kebulatan Tekad: Bersih Narkoba,” yang mendukung Bimbim, Kaka, dan Ivanka untuk mengakhiri ketergantungan narkoba mereka.
Dari informasi yang dihimpun dari situs resmi Slank, diketahui bahwa Bimbim, Kaka, dan Ivanka pernah mengalami ketergantungan narkoba, sementara Abdee dan Ridho tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Ketiganya menjalani proses rehabilitasi yang melibatkan pengobatan herbal Tiongkok selama 10 hari, serta pengawasan ketat dari Bunda Iffet.
Bunda Iffet dengan teguh mendampingi ketiga personel tersebut selama masa penyembuhan.
Ia memastikan mereka berada di bawah pengawasan ketat, tanpa akses ke dunia luar dan dengan pengelolaan keuangan mandiri.
Bunda Iffet juga menekankan bahwa pemulihan ketergantungan narkoba tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga dukungan moral yang kuat dari orang-orang terdekat.
Ketulusan, keikhlasan, dan pengorbanan Bunda Iffet dalam mendukung perjalanan karir Slank menjadikannya sosok yang dicintai dan dihormati, tidak hanya oleh para Slankers, tetapi juga oleh elemen-elemen penting dalam industri musik Indonesia.
Banyak yang mengenangnya sebagai sosok yang sederhana, ramah, dan selalu menyambut dengan senyuman hangat.
Bagi Bunda Iffet, kebahagiaan terbesar adalah melihat anak-anaknya sukses dalam dunia musik dan tetap menjaga kekompakan sebagai keluarga besar, baik di rumah maupun di atas panggung.
Jenazah Bunda Iffet akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak pada Minggu (27/4/2025).
Prosesi pemulasaraan dimulai pada pagi hari, sekitar pukul 07.54, di rumah duka yang terletak di Jalan Potlot III, Pancoran, Jakarta Selatan.
Pada prosesi pemakaman, Pay Burman, salah satu personel Slank, mengenang pertemuan terakhirnya dengan almarhumah.
Dengan mata berkaca-kaca, Pay mengungkapkan bahwa meskipun dalam keadaan yang tidak mudah, Bunda Iffet masih mengenali mereka, yang menjadi sebuah penghiburan di tengah kesedihan.
Shalat jenazah akan dilaksanakan setelah Shalat Dzuhur pada pukul 12.10 di Masjid Al Hidayah, yang berlokasi tidak jauh dari kediaman almarhumah.
Setelah itu, jenazah akan diberangkatkan menuju TPU Karet Bivak pada pukul 12.30 untuk dimakamkan. (wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono