Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Viral Konten Kreator Wendy Ayu Diduga Palsukan Profesi, Salary Segitu Tapi Kerap Pamer Apartemen Mewah

Syahaamah Fikria • Kamis, 12 Juni 2025 | 06:24 WIB
Konten kreator Wendy Ayu.
Konten kreator Wendy Ayu.

RADARSOLO.COM – Nama Wendy Ayu, seorang konten kreator TikTok yang seringkali memamerkan gaya hidup mewah dengan latar apartemen megahnya, kini tengah jadi sorotan tajam netizen.

Ia diduga memalsukan profesinya sebagai UI/UX designer.

Kecurigaan ini kian menguat setelah "rekam jejak" pendidikannya dibongkar habis oleh akun TikTok @wendyayusetiawati.

Diketahui, UI/UX designer adalah profesional yang bertanggung jawab merancang antarmuka (UI) dan pengalaman pengguna (UX) untuk produk digital seperti aplikasi atau situs web.

Namun, menurut @wendyayusetiawati, latar belakang Wendy Ayu sebagai UI/UX designer sangat diragukan.

"Dia hanya pernah ikut pelatihan dan magang singkat di perusahaan startup lokal di Indonesia. Setahuku, dia bahkan enggak lulus masa percobaan," ungkap akun tersebut.

Kecurigaan ini semakin diperkuat dengan observasi @wendyayusetiawati terhadap konten 'Work from Home' milik Wendy.

Dalam setiap video, Wendy disebut tak pernah benar-benar menunjukkan dirinya sedang bekerja sebagai UI/UX designer.

"Biasanya cuma buka Pinterest dan edit video YouTube. Meskipun di intronya bilang, 'Hi, I’m Wendy. I’m UI/UX designer, and let’s work from home with me,'” lanjutnya.

Wendy memang sering terlihat membuka aplikasi Figma, sebuah tool desain yang umum digunakan desainer.

Namun, penelusuran lebih lanjut menunjukkan, jika dilihat secara saksama, konten kreator itu cuma buka Figma library, bukan desain sebenarnya.

Tak hanya soal profesi, Wendy Ayu juga dikecam karena diduga menggunakan barang-barang palsu sambil melabeli diri sebagai designer.

"Kalau dia memang desainer, dia enggak bakal pakai barang-barang palsu. Item fesyen dari brand ternama kayak tas, perhiasan, dan pakaian itu mahal bukan hanya karena logo. Itu hasil dari pemikiran mendalam, kreativitas, dan keahlian,” tegas @wendyayusetiawati.

Dugaan pemalsuan ini sebenarnya bukan hal baru.

Pada tahun 2024, kecurigaan serupa pernah muncul ketika proyek-proyek dalam portofolio Wendy diduga diambil dari situs UI8.

UI8 adalah sebuah platform tempat para UI/UX designer menjual dan membeli template desain.

Saat itu, Wendy mengelak dengan mengatakan bahwa ia menggunakan UI kits untuk keperluan personal, seperti studi kasus atau portofolio.

Kasus ini semakin viral setelah akun X @hrdbacot ikut angkat bicara.

Sebagai seorang profesional HRD, akun tersebut mengaku sudah curiga sejak lama terkait konten-konten Wendy Ayu.

"Dari awal lihat tuh konten berapa tahun lalu, muncul FYP, udah sus sih, karena sebagai HRD yang sering cek salary benchmark, agak sulit yah kalau cuma UI/UX designer level staf bisa afford penthouse mewah itu,” cuitnya.

Menurut @hrdbacot, tingkat kemewahan yang ditampilkan Wendy itu agak mustahil didapat dengan pekerjaannya.

Kecuali bagi profesional yang sudah berada di level Vice President (VP) atau jabatan yang lebih tinggi di perusahaan multinasional atau luar negeri.

Akun HRD itu akhirnya mengecek profil lengkap Wendy Ayu dan menyimpulkan bahwa konten-konten mewah tersebut kemungkinan besar memang hanya untuk tujuan pencitraan. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#tiktok #pamer #viral #apartemen mewah #wendy ayu #konten kreator #designer