Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Taeil Mantan Anggota Boy Group NCT Akui Bersalah Atas Kasus Rudapaksa di Sidang, Jaksa Tuntut 7 Tahun Penjara

Nur Pramudito • Rabu, 18 Juni 2025 | 19:35 WIB
Taeil Mantan Anggota NCT akui bersalah atas kasus rudapaksai di Sidang. Jaksa tuntut hukuman 7 tahun penjara
Taeil Mantan Anggota NCT akui bersalah atas kasus rudapaksai di Sidang. Jaksa tuntut hukuman 7 tahun penjara

RADARSOLO.COM - Taeil, mantan anggota boy group NCT, akhirnya mengakui bersalah atas kasus pemerkosaan seorang perempuan asing dalam kondisi mabuk pada Juni 2024.

Pengakuan Taeil ks NCT disampaikan dalam sidang perdana yang digelar di Seoul hari ini, Rabu (18/6/2025).

Menurut informasi, Divisi Investigasi Kejahatan Perempuan dan Anak Kejaksaan Distrik Pusat Seoul telah mendakwa Taeil bersama dua rekannya pada 28 Februari 2025.

Mereka dikenai pasal pemerkosaan berat berdasarkan Undang-Undang Khusus tentang Hukuman Kejahatan Seksual.

Insiden tersebut terjadi saat korban berada dalam kondisi tidak sadar akibat konsumsi alkohol.

Ketiganya diduga melakukan tindakan kejahatan seksual terhadap korban yang tidak dapat memberikan persetujuan secara sadar.

Jaksa Tuntut 7 Tahun Penjara

Dalam sidang yang digelar di Pengadilan Seoul, Taeil bersama dua pelaku lainnya menyatakan mengakui seluruh dakwaan yang diajukan oleh pihak kejaksaan.

Atas dasar pengakuan tersebut, jaksa pun menuntut hukuman tujuh tahun penjara bagi masing-masing terdakwa.

Dilansir dari Koreaboo, Rabu (18/6/2025), tuntutan ini mempertimbangkan tingkat keparahan kasus, kondisi korban yang rentan saat kejadian, serta keterlibatan lebih dari satu pelaku.

SM Entertainment Sudah Putus Kontrak Sejak Tahun Lalu

Sebelum kasus ini terbuka ke publik, Taeil masih terdaftar sebagai artis SM Entertainment.

Namun pada Agustus 2024, agensi mengumumkan bahwa ia telah dikeluarkan secara resmi dari NCT dan tidak lagi bernaung di bawah label tersebut.

Saat itu, SM belum mengungkap alasan spesifik, hanya menyebut Taeil terlibat kasus serius.

Setelah berita tentang kejahatan seksualnya mencuat, publik mengecam keputusan Taeil yang saat itu tidak segera menghentikan aktivitasnya.

Bahkan mengabaikan panggilan polisi dalam proses penyelidikan awal.

Penampilan publik terakhir Taeil tercatat pada 28 Agustus 2024 dalam sebuah fan meeting NCT.

Sejak itu, ia tak lagi tampil di hadapan publik, kecuali sekali terlihat di tempat umum sedang minum bersama teman-temannya, yang memicu kecaman warganet karena dianggap tak menunjukkan rasa penyesalan.

Saat persidangan dijadwalkan ulang pada hari ini, sejumlah media Korea berhasil mengabadikan foto Taeil yang hadir di pengadilan.

Dalam gambar, ia tampak mengenakan pakaian serba hitam dan masker putih, mencerminkan suasana serius dan penuh tekanan.

Kasus ini memicu gelombang kekecewaan dari para penggemar dan masyarakat umum, mengingat Taeil sebelumnya dikenal sebagai sosok idola yang tenang dan rendah konflik.

Dengan pengakuan bersalah dari ketiga terdakwa, perhatian kini tertuju pada putusan pengadilan yang akan diumumkan dalam waktu dekat.

Jika hakim mengabulkan tuntutan jaksa, maka Taeil dan dua rekannya masing-masing akan menjalani hukuman tujuh tahun penjara, serta kemungkinan pencatatan sebagai pelaku kekerasan seksual di catatan hukum Korea Selatan.(np)

Editor : Nur Pramudito
#nct #kpop #Rudapaksa #Taeil #SM Entertaiment #Boy group