RADARSOLO.COM - Dunia fashion Indonesia masih diselimuti duka atas kepergian desainer kenamaan Hengki Kawilarang.
Pria berusia 47 tahun itu mengembuskan napas terakhir pada Jumat, 20 Juni 2025.
Sempat jadi tanda tanya, kini teka-teki seputar penyebab meninggalnya almarhum telah terungkap.
Informasi soal penyebab kematian sang desainer disampaikan oleh keponakan almarhum, Audrey Fitria Devani Kawilarang.
Audrey membeberkan detail kondisi kesehatan pamannya yang memburuk secara cepat sebelum meninggal dunia.
Dari Diabetes Hingga Komplikasi Organ
Audrey Fitria Devani Kawilarang menjelaskan, sebelum mengembuskan napas terakhir, Hengki Kawilarang sempat dilarikan ke IGD.
"Om Hengki tidak sadarkan diri dan kami bawa ke IGD sekitar jam 10.00 WIB," papar Audrey.
Namun, tak lama setelah sampai rumah sakit, Hengki menghembuskan napas terakhirnya. Tepatnya pada pukul 10.11 WIB.
Audrey juga mengungkap bahwa desainer langganan para selebritis itu memiliki riwayat diabetes dan secara rutin mengonsumsi insulin untuk mengelola kondisinya.
Namun, situasi kesehatannya memburuk drastis setelah mengalami cedera kepala.
Insiden ini mengharuskan mendiang dirawat di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam pemeriksaan intensif di rumah sakit, tim dokter menemukan bahwa Hengki Kawilarang juga mengalami gangguan ginjal.
Hal ini terkonfirmasi dari kadar kreatinin yang sangat tinggi dalam tubuhnya.
Semua masalah kesehatan serius ini, termasuk gangguan ginjal, baru terdeteksi secara menyeluruh dalam dua bulan terakhir.
Tindakan cuci darah pun baru dilakukan beberapa waktu sebelum meninggal.
Menurut Audrey, meninggalnya sang paman secara mendadak juga mengejutkan pihak keluarga.
Apalagi sebelumnya kondisi Hengki Kawilarang cukup baik. Bahkan, sempat ke luar negeri.
"Masih bisa keluar negeri, bolak-balik Jakarta ketemu klien," ujarnya. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria