RADARSOLO.COM - Nama Humaira Asghar Ali, aktris Pakistan kini jadi sorotan dunia internasional setelah kematiannya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Ia bukan sekadar aktris biasa. Dengan wajah memesona dan dedikasinya di dunia seni serta didukung pendidikan yang mentereng, Humaira punya paket lengkap.
Sayang, langkah Humaira yang cemerlang harus terhenti di usia 32 tahun, setelah ditemukan meninggal dunia di apartemen yang ditinggalinya seorang diri selama bertahun-tahun.
Bahkan, penemuan jasadnya pun sangat memprihatinkan, dengan kondisi telah membusuk parah.
Siapa sebenarnya sosok Humaira Asghar Ali?
Profil Humaira Asghar Ali
Humaira lahir pada 10 Oktober 1992 di Lahore, Pakistan.
Ia merupakan anak dari seorang dokter militer dan tumbuh besar dalam lingkungan keluarga yang berpendidikan tinggi.
Tidak hanya memiliki bakat di dunia hiburan, Humaira adalah seorang seniman akademis.
Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan pascasarjana di bidang Seni Rupa di National College of Arts (NCA). Lalu melanjutkan studi magister di bidang Seni dan Desain di Universitas Punjab.
Sebagai seniman visual, karya-karya Humaira banyak mengangkat isu seputar peran perempuan dalam masyarakat dan mengambil inspirasi dari puisi dan sastra Urdu.
Awal Karier
Karier seni Humaira dimulai saat ia bergabung dengan kelompok Rafi Peer Theatre semasa kuliah.
Bakat panggungnya membawa dia ke dunia modeling, di mana ia menjadi wajah sejumlah merek ternama dan tampil dalam event besar.
Namanya kian dikenal luas setelah tampil menawan di Bridal Couture Week dan Pakistan Fashion Week.
Menembus Dunia Hiburan Lewat Televisi dan Film
Popularitas Humaira semakin menanjak setelah ia membintangi beberapa serial TV populer seperti Benaam, Just Married, Sirat-e-Mustaqeem (Laali), Guru, Ehsaan Faramosh, dan Chal Dil Mere.
Ia juga terlibat dalam acara realitas Tamasha di ARY Digital, versi lokal dari format internasional Big Brother, yang memberinya pengakuan luas dari publik.
Dalam dunia film, Humaira tampil dalam Jalaibee (2015) sebagai model dan berperan utama dalam Aik Tha Badshah (2016) bersama musisi Ali Hamza dan Ali Noor.
Penghargaan
Tahun 2023, ia dianugerahi Penghargaan Kepemimpinan Perempuan Nasional berkat kontribusinya dalam dunia seni dan media hiburan di Pakistan.
Aktivitas Terakhir Sebelum Menghilang
Kegiatan profesional terakhir Humaira diketahui adalah sesi pemotretan untuk sebuah majalah mode, yang berlangsung pada akhir September 2024.
Itulah momen terakhirnya tampil di publik, sesuai unggahan terakhir di Instagram-nya.
Ditemukan Tewas di Apartemen Setelah 9 Bulan
Pada 8 Juli 2025, tubuh Humaira ditemukan sudah membusuk di apartemen sewaannya di kawasan DHA Phase VI, Karachi.
Penemuan ini terjadi saat petugas hendak mengeksekusi pengosongan apartemen karena tunggakan sewa yang sudah berlangsung berbulan-bulan.
Polisi menyatakan semua akses masuk terkunci dari dalam, tanpa jejak kekerasan atau perlawanan.
Jasad ditemukan dalam kondisi pembusukan lanjut.
Hasil autopsi menunjukkan ia telah meninggal sejak Oktober 2024.
Temuan lain berupa makanan basi dan peralatan dapur berkarat turut menguatkan dugaan bahwa ia telah lama meninggal tanpa diketahui siapa pun. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria