RADARSOLO.COM - Viral video Ryu Kintaro, yang kini dikenal luas dengan julukan El Perintis, terus menuai sorotan publik.
Ryu, bocah berusia 9 tahun itu sebelumnya mencuri perhatian karena statusnya sebagai pengusaha muda dengan omzet miliaran.
Belakangan, Ryu yang juga dikenal dengan julukan El Perintis atau Bocah Perintis itu kembali viral lantaran videonya yang membahas soal enaknya jadi perintis.
Dalam video itu, Ryu berbicara soal pandangannya tentang hidup sebagai perintis.
"Yang paling seru itu justru hidup sebagai perintis. Nggak ada yang nunjukin arah, nggak ada yang ngejamin hasil. Justru itu letak asiknya," ujar Ryu dalam video tersebut.
Pernyataan bocah kelahiran 2015 itu langsung memantik pro kontra dari netizen.
Banyak yang menilai jika pandangan Ryu tersebut tidak relevan dan kurang sensitif dengan kondisi masyarakat di Tanah Air.
Sebab, ia dikenal lahir dari keluarga kaya dan berada.
Diketahui, sang ayah Christopher Sebastian adalah pengusaha, founder dan CEO Makko Group yang bergerak di bidang otomotif.
Sehingga, menurut netizen, definisi perintis dan memulai dari 0 versi Ryu tidak sama dengan kebanyakan orang yang memang tidak memiliki backgorund dari keluarga kaya dan privilege lainnya.
Sepak terjang Ryu pun kian disorot netizen lantaran dia kini menjelma sebagai sosok motivator, dengan konten-konten motivasi dan kadang menyindir orang-orang yang tak bisa sesukses dirinya.
Bahkan, pernyataan-pernyataan Ryu yang dinilai tidak relevan itu justru berujung pada hujatan dan sindiran di medsos.
Banyak netizen yang memberi reaksi keras melalui kolom komentar di akun Instagram Ryu.
Tak sedikit pula yang menyindir dan mengingatkan orang tua Ryu agar lebih bijak mengarahkan konten-konten sang anak.
Sebab, meski konten Ryu berisi pesan positif dan memotivasi, namun di sisi lain juga bisa dinilai tidak sensitif dan kurang menunjukkan empati kepada kebanyakan masyarakat dengan kondisi ekonomi yang tidak sama dengannya.
"Menurut gue ini anak gak salah, yang salah orang tuanya. Ada istilah "baik dan benar", konten anak ini benar tapi gak baik. Kenapa? Anak sekecil gini udah ngomongin hal-hal berat macam kehidupan, padahal lulus sekolah pun juga belum. Udah lah Pak Bu, stop bikin/izinin buat konten beginian, kasian anaknya," komen @ric*******.
"Dear parents, let kids be kids. let them play and learn. belajar dari kecil utk punya empati far more important than learning how to run a real business as a kid," ujar @ana*******.
Ada juga yang memberikan sindiran jika konten-konten Ryu Kintaro tersebut memang sengaja disetting agar menimbulkan kontroversi, dengan tujuan menaikkan engagement (jumlah suka, komentar, berbagi).
"Ortunya pintar sih ini nge eksploitasi ragebait yang dilakuin anaknya," tulis @hon******.
"Tolong orang tuanya jaga lisan anak apalagi ditengah negara yg seperti Indonesia, dengan karya aja nunjukin jangan jadi motivator," komen @tyo*******. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria