RADARSOLO.COM – Aktor Korea Selatan Lee Soo Hyuk jadi sorotan setelah acara fan meeting perdananya di Hangzhou, Cina, berujung kontroversi.
Pertemuan dengan penggemar yang sudah dinantikan selama 10 tahun itu berlangsung hingga 12 jam, jauh melebihi jadwal semula.
Kabar ini memicu kemarahan publik, terutama setelah beredar informasi bahwa sang aktor terlihat sangat kelelahan hingga menunjukkan tanda-tanda dehidrasi.
Kronologi Lee Soo Hyuk Diduga Dieksploitasi
Menurut laporan media Taiwan dan Korea Selatan, Lee Soo Hyuk dipaksa bekerja berlebihan oleh pihak penyelenggara.
Fan meeting bertajuk 'Eternal Magic Hour: Helan Shindong' ini awalnya dijadwalkan berlangsung 6,5 jam.
Namun, karena penjualan tiket yang berlebihan, Lee Soo Hyuk terpaksa menandatangani ribuan tanda tangan hingga total acara berlangsung hampir 12 jam.
Pihak penyelenggara bahkan dikabarkan meminta Lee Soo Hyuk menandatangani tambahan 500 poster setelah acara utama.
Kondisi Mengerikan Sang Aktor Bintang Drama S Line
Akibat beban kerja yang berat, kondisi Lee Soo Hyuk terlihat sangat memprihatinkan.
Laporan EBC Taiwan yang dikutip Allkpop menyebutkan, wajahnya tampak pucat saat meninggalkan lokasi, tubuhnya terlihat goyah, dan ia mengalami gejala dehidrasi.
Foto dan video yang beredar di media sosial juga memperlihatkan bintang drama viral S Line itu tampak berkeringat deras karena pendingin ruangan yang tidak berfungsi dengan baik.
Lee Soo Hyuk terlihat berjalan tidak stabil dan sesekali memijat bahunya sendiri karena keletihan.
Situasi ini memicu protes keras dari para penggemar, yang merasa kesehatan sang aktor diabaikan demi keuntungan pihak penyelenggara.
Mereka pun mendesak agensi Lee Soo Hyuk, Saram Entertainment, untuk segera mengambil tindakan.
Permintaan Maaf Agensi
Menanggapi kritikan yang masif, Saram Entertainment merilis pernyataan resmi pada Rabu (3/9/2025).
Pihak agensi menyampaikan apresiasi atas dukungan besar dari penggemar, sekaligus mengakui adanya situasi tak terduga di lokasi acara.
"Kami sangat menyesalinya. Perusahaan kami akan berusaha sebaik mungkin untuk melangkah ke arah yang lebih baik dengan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran," tulis agensi.
Saram Entertainment menekankan bahwa mereka akan bekerja lebih erat dengan pihak terkait untuk mempersiapkan pertemuan yang lebih baik di masa depan.
Namun, sejumlah penggemar menilai respons agensi terlalu ringan.
Penggemar menuntut perlindungan yang lebih ketat terhadap kesehatan artis, terutama dalam penyelenggaraan acara di luar negeri. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria