RADARSOLO.COM – Festival musik akbar Pestapora 2025 mendadak diguncang gejolak besar.
Sejumlah band dan musisi yang dijadwalkan tampil di hari kedua dan ketiga memilih mundur usai mengetahui promotor menggandeng PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor utama.
Musisi Daniel Baskara Putra lewat project solonya Hindia dan bandnya .Feast resmi mengumumkan pembatalan penampilan. Hal itu ia sampaikan melalui akun Instagram resminya, @wordfangs dan @ffeastt.
“Tentang Pestapora, jelas kami patah hati dan marah. Kami baru mengetahui keterlibatan sponsor PT Freeport Indonesia di malam hari penghujung selesainya acara hari pertama, pun begitu dengan banyak penampil lainnya. Hanya hitungan jam setelah kita bisa punya harapan sedikit di tengah situasi yang memanas, kita kembali dibuat kecewa,” tulis Baskara.
Baskara menegaskan bahwa Hindia dan .Feast mundur demi konsistensi sikap.
“Mohon maaf untuk seluruh kawan-kawan yang menunggu penampilan kami—dan juga mungkin sama-sama merasa terjebak—tapi ini yang bisa kami lakukan untuk menjaga hal-hal yang kami bicarakan dan selalu percayai. Semoga tidak ada lagi kecewa di antara kita ke depannya dalam ruang musik yang seharusnya menjadi ruang aman untuk menyampaikan aspirasi dan berekspresi kita semua selama ini. Tidak ada yang benar-benar bebas sampai kita semua bebas. Salam, .Feast & Hindia.” tegasnya.
Tak hanya Hindia dan .Feast, sederet nama lain juga mengikuti langkah serupa. Grup seperti Sukatani, Negatifa, Rrag, Rekah, Ornament, Durga, hingga The Panturas kompak mengumumkan pembatalan tampil.
Menanggapi badai protes, Direktur Festival Pestapora, Kiki Aulia Ucup, menyampaikan permintaan maaf. Ia menegaskan tidak ada aliran dana dari Freeport yang masuk ke Pestapora.
“Kami memastikan tak ada sepeser pun aliran dana yang kami terima dari PT Freeport Indonesia,” tulis Ucup lewat Instagram resmi @pestapora, Sabtu (6/9/2025).
Menurutnya, kerja sama dengan Freeport langsung diputus sejak Jumat malam (5/9/2025).
“Kami juga memastikan tak ada kehadiran PT Freeport Indonesia di Pestapora 2025,” tegas Ucup.
Ia mengaku bertanggung jawab penuh atas implikasi pemutusan kerja sama tersebut, sekaligus berjanji lebih selektif ke depan.
“Pestapora akan tetap terlaksana tetapi dengan update line-up yang memutuskan mundur,” pungkasnya.
Festival musik Pestapora 2025 sendiri digelar di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Utara, pada 5–7 September 2025. (nik)
Editor : Niko auglandy