RADARSOLO.COM – Aktor Korea Selatan Lee Yi Kyung tengah diterpa skandal serius.
Lee Yi Kyung dituduh melakukan pelecehan seksual secara daring oleh seorang wanita asal Jerman.
Baru-baru ini, seorang netizen yang mengaku berasal dari Jerman dan fasih berbahasa Korea—disebut sebagai nona A—membagikan postingan berjudul “Mengungkap Wajah Asli Lee Yi Kyung” di sebuah blog.
Dalam unggahan itu, ia melampirkan tangkapan layar percakapan di KakaoTalk dan Instagram yang diklaim berasal dari aktor drama Marry My Husband tersebut.
Dalam chat itu, Lee Yi Kyung disebut mengirim pesan berisi permintaan foto tubuh dan kata-kata cabul bernada makian.
Agensi Le Yi Kyung Menbantah dan Siapkan Jalur Hukum
Menanggapi tuduhan tersebut, agensi Sangyoung ENT selaku pihak yang menaungi aktor kelahiran 1989 itu langsung memberikan klarifikasi resmi pada Senin (20/10/2025).
Pihak agensi menyebut tuduhan yang disebarkan nona A adalah fitnah dan manipulasi.
“Unggahan terkait kehidupan pribadi Lee Yi Kyung yang tersebar online adalah palsu. Penulis unggahan tersebut telah mengirimkan email ke perusahaan kami beberapa bulan lalu,” jelas pihak agensi.
Menurut keterangan mereka, wanita tersebut sempat mengirimkan bukti chat yang sama melalui email dan meminta sejumlah uang.
Saat dikonfrontasi, nona A disebut mengakui chat itu palsu dan meminta maaf, namun kini kembali mengunggahnya ke publik.
Sangyoung ENT menegaskan akan menempuh jalur hukum atas tuduhan palsu itu.
"Kami akan mengambil langkah hukum tegas terhadap penyebaran rumor jahat dan menuntut ganti rugi atas kerugian yang memengaruhi pekerjaan artis kami," tegas pihak agensi.
Klarifikasi dari Nona A
Di sisi lain, nona A membantah tuduhan pemerasan. Ia mengaku memang pernah menanyakan soal uang kepada Yi Kyung, namun bukan untuk memeras.
"Aku memang pernah bertanya, ‘bisakah kamu memberikan uang?’. Saat itu aku sedang kesulitan finansial dan tidak bisa meminta kepada orangtua, jadi aku menanyakannya padanya," tulisnya.
Namun, ia menegaskan tidak pernah menerima uang apa pun dari aktor tersebut.
"Aku tidak pernah menerima uang karena itu juga membuatku tidak nyaman. Aku tidak pernah memintanya lagi setelah itu," sambungnya.
Ia menambahkan bahwa unggahannya bukan untuk mencari keuntungan, tetapi untuk memperingatkan wanita lain agar tidak menjadi korban.
“Aku tidak tahu masalah ini akan jadi sebesar ini,” ungkapnya.
Editor : Nur Pramudito